Kisah pilu dialami pria bernama Suparman (26) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) yang meninggal dunia diduga tersengat arus pendek listrik H-1 atau sehari menjelang pernikahannya dengan wanita bernama Evi. Posisi almarhum sebagai mempelai kemudian digantikan adiknya bernama Udin.
Suparman tersengat arus pendek listrik di kediamannya di Desa Buttu Baruga, Kecamatan Banggae Timur pada Minggu (14/6) pagi. Setelah pemakaman, kedua belah pihak keluarga sepakat melanjutkan pernikahan dan posisi almarhum digantikan sang adik.
Resepsi kemudian digelar di kediaman mempelai perempaun di Desa Tallu Banua, Kecamatan Sendana, Majene pada Senin (15/6) pagi. Keluarga besar dari masing-masing mempelai hadir dan menghaturkan doa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya punya warga yang (mempelai) perempuan, wargaku, dan resepsi di sini, dan kebetulan perempuan kemanakan, sepupu dua kali (saya) dengan bapaknya," kata Kepala Desa Tallu Banua, Syafruddin kepada BeritaKlik, Selasa (16/6/2026).
Syafruddin menuturkan sang adik legowo menggantikan posisi almarhum kakaknya demi meneruskan harapan kakak serta orang tua. Apalagi almarhum dikenal pekerja keras dan telah lama merencanakan pernikahan.
"Artinya apa, pada saat ini anak-anak ini mendengar bahwa kejadian begini, ini harapan orang tua tidak boleh pupus dengan musibah ini, tetap dilanjutkan, termasuk dengan adeknya, artinya bahwa inilah yang terbaik dan pasti ada hikmah di balik semua ini," tuturnya.
Sementara pihak perempuan juga legawa menerima Udin sebagai pengganti almarhum. Keputusan kedua mempelai disebut melanjutkan cita-cita almarhum, kedua orang tua serta tetap merekatkan dua rumpun keluarga.
"Termasuk dengan pihak perempuan mau menerima dan rela dengan takdir, karena pasti ada hikmah di balik semua ini," imbuhnya.
Sementara dalam video beredar, tampak mempelai pria memasuki ruangan mempelai wanita. Kedua mempelai mengenakan pakaian adat.
Terlihat mempelai pria turut didampingi seseorang. Mempelai pria kemudian duduk menghadap ke arah mempelai wanita sambil keduanya bersalaman untuk berdiri.
Tidak lama keduanya kembali duduk, mempelai wanita mencium tangan suaminya. Kedua mempelai terlihat menahan air mata di tengah situasi keluarga yang ada di ruangan menangis.
Di video lainnya, tampak kedua mempelai duduk bersanding di pelaminan. Wajah mempelai wanita terlihat sendu, sementara mempelai pria menenangkan dengan cara terus merangkul.
(ata/sar)
