Warga Tana Toraja Panik Keluar Rumah Rasakan Getaran Gempa M 6,7 Palu

Warga Tana Toraja Panik Keluar Rumah Rasakan Getaran Gempa M 6,7 Palu

Ricdwan Abbas Bandaso - detikSulsel
Selasa, 16 Jun 2026 12:47 WIB
Ilustrasi gempa
Foto: Ilustrasi gempa. (Getty Images/kickers)
Tana Toraja -

Warga di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku turut merasakan getaran gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah (Sulteng). Sejumlah warga berhamburan keluar rumah.

"Saya lagi masak, tiba-tiba rumah goyang-goyang jadi saya langsung lari keluar," kata warga Makale, Sandi kepada detikSulsel, Selasa 16/6/2026).

Sandi mengatakan, getaran terasa sekitar satu menit dan tidak menyebabkan kerusakan. Beberapa warga sekitarnya memilih di luar rumah sementara waktu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekitar satu menit terasa (getaran). Tidak ada kerusakan tapi kami kaget dan khawatir jadi kami di luar rumah sebentar," ujarnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Toraja menyatakan gempa di Sulteng tidak menyebabkan dampak kerusakan di Kabupaten Tana Toraja. Dia mengimbau warga tidak panik berlebihan.

ADVERTISEMENT

"Saat ini aman untuk di Toraja. Masyarakat jangan khawatir berlebihan dan pantau informasi yang kita update di media sosial BMKG," ujar BMKG melalui layanan call center.

Pemicu Gempa M 6,7 di Palu

Gempa M 6,7 Palu terjadi pada 10.27 WIB atau 11.27 Wita, siang tadi. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,03° LS ; 120,24° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 42 km tenggara Palu, Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengungkap gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Kota Palu akibat aktivitas sesar aktif. Gempa bumi dangkal tersebut dilaporkan tidak berpotensi tsunami.

"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)," kata Wijayanto dalam keterangannya.

Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads