Gedung Auditorium Universitas Tadulako rusak akibat guncangan gempa M 6,7 di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Gempa terjadi saat sedang dilaksanakan giat wisuda sekolah dasar (SD).
"Saat gempa ada giat wisuda sekolah dasar," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muh Rizal kepada BeritaKlik, Selasa (16/6/2026).
Beruntung insiden itu tidak menimbulkan korban luka di lokasi. Rizal mengatakan situasi saat ini aman terkendali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah aman (tidak ada korban luka)," lanjutnya.
Dalam video beredar, terlihat beberapa siswa panik di dalam gedung saat gempa terjadi. Sejumlah guru bergegas mengarahkan para siswanya untuk segera keluar, karena plafon gedung sudah berjatuhan.
Dampak Gempa Palu M 6,7
BPBD Sulteng mendata gempa Palu membuat beberapa rumah, bangunan, hingga jembatan mengalami kerusakan. Daerah terdampak terjadi di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong dan Poso.
"Jumlah Gempa Bumi Susulan : 42 kali (update pukul 13.38 Wita)," kata Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto dalam keterangannya, Selasa (18/6).
Asbudianto merinci, dampak gempa tersebut terjadi keretakan pada Jembatan 3 Palu dan beberapa bangunan di Palu roboh. Kemudian di Sigi beberapa bangunan roboh, Gunung Kamarora longsor dan saluran air terputus.
Adapun di Parigi Moutong beberapa Bangunan mengalami kerusakan. Lalu di Poso juga beberapa bangunan mengalami kerusakan hingga akses jalan di Napu mengalami kerusakan.
"Situasi saat ini aman kondusif, masyarakat diimbau tetap waspada gempa susulan," imbuhnya.
Diketahui, gempa M 6,7 Palu terjadi pada 10.27 WIB atau 11.27 Wita, siang tadi. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,03° LS ; 120,24° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 42 km tenggara Palu, Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km.
(ata/sar)
