Balita Tewas Terjebak Kebakaran gegara Ortu Nobar Piala Dunia

Maros

Balita Tewas Terjebak Kebakaran gegara Ortu Nobar Piala Dunia

Tim detikSulsel - detikSulsel
Jumat, 19 Jun 2026 06:30 WIB
Kebakaran rumah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), menewaskan balita 4 tahun akibat kebocoran regulator gas.
Foto: Kebakaran rumah di Maros, menewaskan balita 4 tahun. (dok. istimewa)
Maros -

Kebakaran menghanguskan sebuah rumah hingga mengakibatkan balita perempuan berinisial CAJ (4) tewas di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Saat insiden terjadi, ayah korban, Jirman (45) sedang nonton bareng (nobar) Piala Dunia sehingga tidak sempat menyelamatkan korban yang sedang tidur.

Kebakaran terjadi di Dusun Sakeang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kamis (18/6) dini hari. Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Maros menerima laporan kebakaran tersebut sekitar pukul 01.40 Wita.

"Setelah anggota tiba di lokasi, petugas langsung melakukan penyiraman dan pendinginan untuk mengendalikan api," ujar Kadis Damkarmat Maros, Jufri Samad kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jufri mengatakan, satu unit armada dari Sektor Tanralili bersama tiga personel dikerahkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 02.05 Wita. Api cepat berkobar membakar seluruh bagian rumah panggung tersebut hingga rata dengan tanah.

"Dalam peristiwa tersebut, satu unit rumah panggung milik Jirman hangus terbakar," kata Jufri.

ADVERTISEMENT

Kebakaran Akibat Kebocoran Tabung Gas

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kemudian menemukan anak perempuan Jirman dalam kondisi meninggal. Sementara tiga anggota keluarga Jirman lainnya dalam keadaan selamat.

"Akibat kejadian ini satu orang balita berusia 4 tahun 10 bulan meninggal dunia. Untuk keluarganya berjumlah tiga orang berhasil selamat," beber Jufri.

Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan kebocoran regulator tabung gas. Namun penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

"Penyebab kebakaran diduga akibat kebocoran regulator tabung gas," kata Jufri.

Ayah Korban Nobar Piala Dunia

Jufri mengungkapkan saat kebakaran korban sedang tidur di dalam kamar. Saat api membesar, pihak keluarga berusaha menyelamatkan diri dalam kondisi panik dan tidak ada yang menyadari korban masih berada di dalam rumah.

"Tidak ada itu anak saat keluar. Jadi mereka dalam keadaan panik karena kebakaran mereka tidak sadar spontan (keluar) dia lupa orang," katanya.

Selain korban, keluarga juga tidak sempat menyelamatkan harta benda karena panik. Apalagi saat kejadian, ayah korban sedang nobar Piala Dunia.

"Tidak sempat (diselamatkan korban) dilupa diselamatkan, motornya juga dia lupa untuk selamatkan. Dia (orang tuanya) itu keasyikan nonton bola juga," kata Jufri.

Jufri menambahkan pihaknya telah menurunkan tim investigasi untuk mendalami penyebab pasti kebakaran dan mengumpulkan data lebih rinci terkait peristiwa tersebut.

"Kami turunkan tim investigasi dari pemadam, ada 12 orang ke lokasi untuk datanya lebih konkret lagi," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Brasil Hajar Skotlandia 3-0, Vinicius Brace"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads