Banjir menerjang dua kecamatan di Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Bencana tersebut mengakibatkan Polsek Wonosari dan SMK Negeri 1 Wonosari terendam banjir.
"Ya, ada dua unit gedung Polsek Wonosari dan SMK Negeri 1 Wonosari terdampak banjir," kata Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo Moh Tahir Laendeng saat dikonfirmasi BeritaKlik, Kamis (18/6/2026) malam.
Tahir mengatakan banjir di dua kecamatan tersebut terjadi sejak Kamis (18/6) sekitar pukul 17.00 Wita. Dia mengungkapkan dua kecamatan tersebut memang diguyur hujan lebat sejak pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena hujan lebat dari pagi sesuai data dari BMKG Gorontalo hujan dari pukul 06.29 Wita sampai sore begitu," katanya.
Dia mengungkap dari dua kecamatan tersebut, total 486 jiwa dari 172 kepala keluarga (KK) terdampak. Di Kecamatan Paguyaman ada 197 jiwa dan 54 rumah terendam.
Sementara di Kecamatan Wonosari tersebar di Desa Mekar Jaya sebanyak 24 jiwa dengan 8 rumah terdampak, Desa Harapan ada 230 jiwa serta 85 rumah terendam, kemudian di Desa Bongo sebanyak 35 jiwa dengan 8 rumah terendam.
"Ini data sementara, tidak ada korban jiwa, saat ini banjir sudah mulai surut," tambahnya.
Tahir menuturkan pihaknya masih terus melakukan pendataan terkait warga terdampak banjir. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada akan banjir susulan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat hujan lebat dan banjir susulan," pungkasnya.
(hsr/sar)
