Niat Puasa Tasua di Pagi Hari Lengkap dengan Ketentuan Membacanya

Niat Puasa Tasua di Pagi Hari Lengkap dengan Ketentuan Membacanya

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Rabu, 24 Jun 2026 07:19 WIB
Ilustrasi Niat Puasa Tasua
Foto: Ilustrasi. (Firman Marek Brew/Pexels)
Makassar -

Puasa Tasua merupakan salah satu puasa sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan pada 9 Muharram. Sebagaimana ibadah puasa wajib dan sunnah lainnya, puasa ini juga didahului dengan niat.

Melansir laman Rumaysho, niat puasa sunnah, termasuk puasa Tasua, dapat dilakukan pada pagi hari apabila seseorang lupa berniat pada malam harinya. Ketentuan ini didasarkan pada sebuah riwayat dari Aisyah Ummul Mukminin:

دَخَلَ عَلَىَّ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- ذَاتَ يَوْمٍ فَقَالَ « هَلْ عِنْدَكُمْ شَىْءٌ ». فَقُلْنَا لاَ. قَالَ « فَإِنِّى إِذًا صَائِمٌ ». ثُمَّ أَتَانَا يَوْمًا آخَرَ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أُهْدِىَ لَنَا حَيْسٌ. فَقَالَ « أَرِينِيهِ فَلَقَدْ أَصْبَحْتُ صَائِمًا ». فَأَكَلَ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Nabi SAW pernah menemuiku pada suatu hari lantas beliau berkata, "Apakah kalian memiliki sesuatu untuk dimakan?" Kami pun menjawab, "Tidak ada." Beliau pun berkata, "Kalau begitu saya puasa saja sejak sekarang." Kemudian di hari lain beliau menemui kami, lalu kami katakan pada beliau, "Kami baru saja dihadiahkan hays (jenis makanan berisi campuran kurman, samin dan tepung)." Lantas beliau bersabda, "Berikan makanan tersebut padaku, padahal tadi pagi aku sudah berniat puasa." Lalu beliau menyantapnya. (HR Muslim nomor 1154)

Lantas, bagaimanakah niat puasa Tasua yang dapat dibaca pada pagi hari? Simak bacaan lengkapnya di bawah ini!

ADVERTISEMENT

Niat Puasa Tasua di Pagi Hari

Melansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut bacaan niat puasa Tasua di pagi hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adaa'i sunnatit Tasuu'aa lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Tasua hari ini karena Allah SWT."

Ketentuan Membaca Niat Puasa Tasua di Pagi Hari

Melansir Rumasyo, niat puasa Tasua dapat dilakukan pagi hari dengan ketentuan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar. Namun, pahalanya dihitung sejak seseorang berniat untuk berpuasa, karena setiap amalan tergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai dengan yang diniatkannya.

Adapun batasan waktu niat puasa sunnah ini terdapat dua pendapat di kalangan ulama. Pendapat pertama dari Abu Hanifah yang menyatakan batas waktu membaca niat adalah sebelum pertengahan siang atau waktu Dzuhur, sedangkan pendapat lainnya menyebutkan bahwa niat boleh dilakukan sebelum atau sesudah memasuki waktu Dzuhur karena tidak terdapat batasan dalam hal ini.

Dalil Anjuran Puasa Tasua

Anjuran puasa Tasua yang dikerjakan pada 9 Muharram didasarkan pada hadits riwayat Muslim dan Abu Dawud sebagaimana disadur dari laman Muhammadiyah berikut:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِي اللهُ عَنْهُ قَالَ حِينَ صَامَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ إِنْ شَاءَ اللهُ صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ قَالَ فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ [رواه مسلم وأبو داود]

Artinya: "Dari Ibnu Abbas RA, ketika Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa, mereka berkata, "Wahai Rasulullah, hari Asyura adalah hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani." Rasulullah SAW bersabda, "Kalau begitu, Insya Allah tahun depan kita berpuasa juga pada hari kesembilan." Namun, sebelum tahun depan tiba, Rasulullah SAW telah wafat." (HR Muslim dan Abu Dawud)

Itulah bacaan niat puasa Tasua di pagi hari beserta ketentuannya. Semoga membantu ya, detikers!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads