Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menerima surat diskresi dari Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia. Surat diskresi diberikan ke IAS untuk maju sebagai calon ketua di Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel).
Penyerahan surat diskresi dilakukan di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (24/6/2026) malam. Surat diskresi itu diterima langsung IAS dan disaksikan Waketum DPP Golkar Wihaji hingga Bendum Sari Yuliati dan Sekjen Sarmuji.
"(Surat diskresi) sudah sama IAS," ujar Plt Ketua Golkar Sulsel Muhidin Mohamad Said kepada detikSulsel, Rabu (24/6).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhidin belum menjelaskan lebih jauh soal isi diskresi tersebut termasuk terkait jadwal Musda Golkar Sulsel. Dia hanya memastikan penyerahan surat diskresi untuk IAS berlangsung di DPP Golkar.
"Diserahkan jam 19.00 tadi di DPP Golkar," singkat Muhiddin.
Diketahui, penyerahan surat rekomendasi untuk IAS turut disaksikan dua politikus Golkar asal Sulsel. Keduanya adalah Nurdin Halid dan Supriansah.
Sementara itu, detikSulsel telah berupaya mengkonfirmasi IAS terkait penyerahan surat diskresi dari Bahlil untuk maju di Musda Golkar Sulsel. Namun IAS belum memberikan tanggapan.
Diketahui, Muhidin sempat menyampaikan keinginan Bahlil terkait Musda Golkar. Menurut Muhidin, Ketum DPP Golkar ingin agar ketua DPD I Golkar Sulsel nantinya dipilih secara aklamasi.
"Jadi nanti harapan Ketum, dari 36 provinsi yang sudah Musda semuanya aklamasi," ujar Muhidin dalam sambutannya saat membuka Konsolidasi Golkar Dapil II Sulsel di Gedung Pertemuan La Patau, Kabupaten Soppeng, Sabtu (16/5).
Baca juga: |
Muhidin belum memastikan jadwal pelaksanaan Musda Golkar Sulsel. Dia berdalih agenda tersebut akan direncanakan setelah konsolidasi di 24 DPD II Golkar di Sulsel telah rampung.
"Ke depan kita harus lebih solid, kalau ada problem sampaikan dengan hati yang jernih dan kepala dingin. Mari kita berdiskusi dan berdialog. Ketum minta semua Musda agar aklamasi," ujarnya.
(sar/ata)
