- Bacaan Harian Katolik Hari Ini 28 Juni 2026 Bacaan I: Raja-Raja 4:8-11.14-16a Mazmur Tanggapan: Mzm 89:2-3.16-17.18-19 Bacaan II - Roma 6:3-4.8-11 Bait Pengantar Injil 1 Petrus 2:9 Bacaan Injil: Matius 10:37-42
- Renungan Hari Ini Minggu 28 Juni 2026: Allah Bekerja dalam Kesetiaan yang Sunyi
- Doa Penutup
Renungan Harian Katolik Minggu 28 Juni 2026 menjadi sarana bagi umat untuk merenungkan sabda Tuhan yang menguatkan iman di tengah berbagai tantangan hidup. Dilengkapi dengan bacaan liturgi dan teks Mazmur, renungan ini dapat membantu umat mempersiapkan hati sebelum mengikuti Perayaan Ekaristi maupun pribadi.
Bacaan liturgi pada Minggu 28 Juni 2026 mengajak setiap orang beriman untuk semakin teguh dalam mengandalkan Tuhan serta berani menjadi saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Firman Tuhan tidak hanya menguatkan harapan, tetapi juga mengingatkan bahwa kesetiaan kepada-Nya merupakan dasar untuk menjalani hidup dengan penuh kasih dan pengharapan.
Berikut Renungan Harian Katolik Minggu 28 Juni 2026 lengkap dengan bacaan pertama, Mazmur Tanggapan, bacaan kedua, Bait Pengantar Injil, Injil, serta bahan refleksi yang dapat menjadi pedoman dalam menghayati sabda Tuhan sepanjang hari. Yuk, simak!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bacaan Harian Katolik Hari Ini 28 Juni 2026
Sebelum membaca renungan harian hari ini baca terlebih dahulu sabda-sabda Tuhan lewat bacaan hari ini, antara lain:
Bacaan I: Raja-Raja 4:8-11.14-16a
"Orang itu adalah abdi Allah yang kudus; biarlah ia masuk ke sana."
Pada suatu hari, Nabi Elisa pergi ke Sunem. Di sana tinggallah seorang perempuan kaya yang mengundang dia makan. Dan setiap kali dalam perjalanan, singgahlah Elisa ke sana untuk makan. Berkatalah perempuan itu kepada suaminya, "Sesungguhnya aku sudah tahu bahwa orang yang selalu datang kepada kita itu adalah abdi Allah yang kudus.
Baiklah kita membuat sebuah kamar atas yang kecil yang berdinding batu, dan baiklah kita menaruh di sana baginya sebuah tempat tidur, sebuah meja, sebuah kursi dan sebuah kandil; maka apabila ia datang kepada kita, biarlah ia masuk ke sana."
Pada suatu hari datanglah Elisa ke sana, lalu masuklah ia ke kamar atas itu dan tidur di sana. Kemudian berkatalah Elisa kepada Gehazi, hamba-Nya, "Apakah yang dapat kuperbuat baginya?" Jawab Gehazi, "Ah, ia tidak mempunyai anak, dan suaminya sudah tua."
Lalu berkatalah Elisa, "Panggillah dia!" Sesudah dipanggil, berdirilah perempuan itu di pintu. Maka berkatalah Elisa kepadanya, "Tahun depan, pada waktu seperti ini juga, engkau akan menggendong seorang anak laki-laki."
Mazmur Tanggapan: Mzm 89:2-3.16-17.18-19
Mazmur Tanggapan Minggu 28 Juni 2026 Foto: Dok. Lagu Misa |
- Aku hendak menyanyikan kasih setia Tuhan selama-lamanya, hendak menuturkan kesetiaan-Mu turun-menurun. Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
- Engkau berkata, "Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku: Aku hendak menegakkan anak cucumu untuk selama-lamanya, dan membangun takhtamu turun-menurun."
- Dia pun akan berseru kepada-Ku, "Bapa-kulah Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku." Untuk selama-lamanya Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia, dan perjanjian-Ku dengannya akan Kupegang teguh.
Bacaan II - Roma 6:3-4.8-11
"Kita telah dikuburkan bersama Kristus oleh pembaptisan supaya kita hidup dalam hidup yang baru."
Saudara-saudara, camkanlah: kita semua, yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya! Dengan demikian, kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh pembaptisan dalam kematian supaya seperti halnya Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Jadi, jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya bahwa kita akan hidup juga dengan Dia.
Karena kita tahu bahwa Kristus, sesudah bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi; maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.
Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: Kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Yesus Kristus.
Bait Pengantar Injil 1 Petrus 2:9
Bait Pengantar Injil Minggu 28 Juni 2026 Foto: Dok. Lagu Misa |
Ayat: Kamulah bangsa yang terpilih, kaum imam yang rajawi dan bangsa yang kudus. Kamu harus memaklumkan perbuatan-perbuatan agung Allah yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan masuk ke dalam terang-Nya yang menakjubkan.
Bacaan Injil: Matius 10:37-42
"Barangsiapa tidak memikul salibnya, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku."
Sekali peristiwa Yesus bersabda kepada keduabelas murid-Nya, "Barangsiapa mengasihi bapa dan ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Dan barangsiapa mengasihi putranya atau putrinya lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.
Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya demi Aku, ia akan memperolehnya kembali. Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.
Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepada-Mu: Sungguh, ia tidak akan kehilangan upahnya."
Renungan Hari Ini Minggu 28 Juni 2026: Allah Bekerja dalam Kesetiaan yang Sunyi
Berkatalah Elisa, "Pada waktu seperti ini juga, tahun depan, engkau akan mendekap seorang anak laki-laki." (2Raj. 4:16a)
Kitab 2Raja-Raja ini berkisah tentang seorang perempuan Sunem yang berjumpa dengan Nabi Elisa. Ia mampu mengenali bahwa Elisa adalah abdi Allah. Karena itu, ia membuka rumahnya, bahkan membangun sebuah kamar kecil lengkap dengan perabotannya agar Elisa dapat tinggal di sana. Sesungguhnya, ia bukan hanya membuka rumahnya, tetapi juga membuka hatinya bagi Tuhan.
Namun di balik kebaikannya, tersimpan kenyataan hidup yang tidak mudah. Ia tidak mempunyai anak. Pada zaman itu, perempuan yang tidak memiliki anak sering dipandang tidak diberkati, bahkan dianggap membawa aib. Menariknya, perempuan ini tidak pernah mengungkapkan kepedihannya. Ia melayani bukan untuk mendapatkan sesuatu dari Tuhan. Tetapi justru di situlah Allah bekerja. Melalui Elisa, Allah mengambil inisiatif dan menjanjikan seorang anak baginya. Benar, perempuan Sunem itu akhirnya melahirkan seorang anak laki-laki seperti yang dinubuatkan Elisa. Allah melihat luka yang tidak terucapkan dan menjawabnya dengan kasih-Nya.
Beberapa waktu lalu, aku juga pernah berada di titik lelah dalam pelayanan. "Untuk apa aku terus melayani kalau tidak ada yang peduli?" Pertanyaan itu berputar di kepalaku. Rasanya pelayananku sia-sia. Tetapi hari itu, aku tetap datang melayani seperti biasa. Setelah pelayanan selesai, seorang ibu menghampiriku dengan mata basah. Dengan suara bergetar ia berkata, "Terima kasih... hari ini saya dikuatkan. Saya hampir menyerah."
Aku terdiam. Di saat aku merasa pelayananku tidak berarti, ternyata Tuhan sedang memakai hal kecil itu untuk menyelamatkan hati seseorang. Saat itulah aku sadar, bahwa Tuhan tetap bekerja, bahkan ketika aku hampir berhenti melayani.
Melalui Sabda ini, kita diajak percaya bahwa tidak ada kebaikan yang sia-sia, tidak ada luka yang tersembunyi dari Tuhan, dan tidak ada kesetiaan yang luput dari perhatian-Nya.
Apakah kita sudah seperti perempuan Sunem: hidup dalam iman, bertindak dalam kasih, dan membuka hati bagi Tuhan? Ketika kita membuka ruang bagi-Nya, kita akan menyadari bahwa Tuhan sudah lebih dahulu hadir dan memberkati hidup kita, bahkan sebelum kita sempat meminta.
Sumber: Renungan Tiga Titik
Oleh: Irene Purnomo
Doa Penutup
Allah Yang Maha Rahim, ketika kami lelah dan merasa apa yang kami lakukan sia-sia, ingatkanlah kami bahwa Engkau melihat setiap kesetiaan dan kebaikan yang kami lakukan. Ajarlah kami tetap setia melayani dan membuka hati bagi-Mu, sebab Engkau tetap bekerja, bahkan melalui hal-hal kecil dalam hidup kami. Amin.
Demikian renungan harian Katolik Minggu, 28 Juni 2026 lengkap bacaan dan teks Mazmur Tanggapan. Semoga bermanfaat!
(urw/urw)


