Terdapat sejumlah momen penting pada tanggal 28 Juni, baik yang diperingati di Indonesia maupun di berbagai negara lainnya. Di antara peringatan tersebut, ada yang mengangkat peristiwa bersejarah, isu sosial, hingga apresiasi terhadap ilmu pengetahuan.
Salah satu momen yang diperingati pada tanggal 28 Juni adalah Hari Berkabung Daerah di Kalimantan Barat, Indonesia. Sementara itu, di tingkat internasional ada Hari Anak Tanpa Ayah Nasional, Tau Day, hingga Hari Rumah Kayu.
Setiap peringatan tersebut membawa cerita uniknya masing-masing yang menarik untuk diulas. Untuk menambah wawasan detikers, berikut ini detikSulsel telah merangkum hari penting yang diperingati pada 28 Juni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simak selengkapnya!
Hari Berkabung Daerah di Kalimantan Barat
Tanggal 28 Juni diperingati sebagai Hari Berkabung Daerah di Provinsi Kalimantan Barat.
Peringatan ini bertujuan mengenang tragedi pembantaian di Mandor, salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah daerah tersebut.
Mengutip laman Bappeda Kota Pontianak, Peristiwa Mandor merupakan pembantaian massal yang terjadi pada 28 Juni 1944. Tragedi itu berlangsung pada masa pendudukan Jepang di Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Pembantaian ini dipicu oleh keinginan Jepang untuk menguasai seluruh kekayaan di Kalimantan Barat sekaligus membungkam perlawanan rakyat. Jepang saat itu menjalankan aksi genosida untuk menghilangkan semangat perjuangan masyarakat setempat.
Sejarah mencatat sekitar 21.037 jiwa menjadi korban akibat pembantaian tersebut. Namun, pihak Jepang saat itu hanya mengakui jumlah korban sekitar 1.000 orang.
Tanggal 28 Juni diyakini sebagai hari ketika ribuan tokoh masyarakat dieksekusi oleh tentara Jepang. Peristiwa pembantaian tersebut kemudian dikenang sebagai salah satu tragedi kemanusiaan terbesar di Kalimantan Barat.
Untuk mengenang peristiwa tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menetapkan tanggal 28 Juni sebagai Hari Berkabung Daerah. Penetapan itu tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2007 tentang Peristiwa Mandor.
Hari Anak Tanpa Ayah Nasional di Amerika Serikat
Hari Anak Tanpa Ayah Nasional diperingati di Amerika Serikat setiap hari Minggu keempat bulan Juni. Peringatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap dampak ketiadaan figur ayah bagi anak-anak dan keluarga.
Kampanye ini juga menjadi momentum untuk mendorong masyarakat mendukung program pendampingan, edukasi, dan penyediaan sumber daya bagi anak-anak yang membutuhkan.
Berbagai organisasi seperti Finding Fathers, Inc., Big Brothers Big Sisters of America, dan National Fatherhood Initiative turut terlibat mengampanyekan peringatan ini.
Beberapa perusahaan turut mendukung kegiatan tersebut melalui berbagai program filantropi yang berkaitan dengan keluarga dan anak.
Hari Anak Tanpa Ayah Nasional digagas oleh Donald Adams, pendiri Finding Fathers, Inc. Peringatan tersebut ditetapkan pada November 2020, namun peringatan tahunan pertama kali dilaksanakan pada 2021.
Berbagai penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa perceraian atau perpisahan orang tua dapat memengaruhi perkembangan, perilaku, dan prestasi akademik anak. Bahkan, ketidakhadiran figur ayah dalam keluarga juga dikaitkan dengan penurunan pendapatan, perubahan pola pengasuhan, serta meningkatnya tekanan psikologis.
Selain perceraian, faktor seperti kemiskinan dan masalah perkembangan juga dikaitkan dengan ketidakhadiran ayah. Sejumlah studi bahkan menemukan bahwa kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan emosional, hiperaktivitas, hingga berbagai kesulitan perkembangan pada anak.
Hari Tau
Tanggal 28 Juni menandai peringatan Hari Tau, sebuah hari untuk merayakan konstanta matematika tau (τ). Konstanta ini merupakan perbandingan antara keliling lingkaran dengan jari-jarinya.
Hari Tau dipopulerkan oleh fisikawan sekaligus penulis Michael Hartl melalui The Tau Manifesto yang diterbitkan pada 28 Juni 2010. Dalam esainya, Hartl mengusulkan tau (τ = 2π) sebagai konstanta lingkaran utama karena dinilai mampu menyederhanakan banyak rumus matematika dan fisika.
Jika ditarik lebih jauh, konsep Tau telah dikenal sejak abad ketiga pada masa Archimedes. Ilmuwan asal Yunani tersebut dikenal sebagai salah satu tokoh yang berjasa dalam pengembangan ilmu matematika, termasuk perhitungannya terhadap nilai pi.
Pada abad ke-18, Leonhard Euler memperkenalkan simbol π untuk mewakili rasio keliling lingkaran terhadap diameter. Sejak saat itu, pi menjadi konstanta yang paling umum digunakan dalam matematika dan geometri.
Gagasan untuk kembali mempopulerkan tau juga diperkuat oleh Robert Palais, mantan profesor matematika Universitas Utah. Melalui artikelnya berjudul π is Wrong pada 2001, ia berpendapat bahwa penggunaan tau lebih sederhana dibandingkan pi dalam sejumlah konsep matematika.
Sejak The Tau Manifesto diterbitkan, tanggal 28 Juni diperingati sebagai Hari Tau oleh para matematikawan dan penggemar matematika. Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan tau sekaligus mengajak masyarakat mengenal geometri dari sudut pandang yang berbeda.
Hari Rumah Kayu
Hari Rumah Kayu atau Log Cabin Day diperingati setiap hari Minggu terakhir bulan Juni. Tahun ini peringatan tersebut bertepatan dengan tanggal 20 Juni.
Peringatan Hari Rumah Kayu bertujuan mengapresiasi keindahan sederhana, nilai sejarah, dan warisan budaya yang melekat pada rumah kayu.
Rumah kayu diperkirakan telah ada sejak Abad Pertengahan di kawasan Skandinavia dan Eropa Timur. Para sejarawan memperkirakan rumah kayu pertama di Amerika dibangun oleh koloni Swedia sekitar tahun 1640.
Pada masa itu, rumah kayu bahkan dianggap sebagai harta yang dapat dipindahkan karena bisa dibongkar dan dirakit kembali di lokasi baru. Seiring waktu, bangunan ini semakin banyak digunakan karena sifatnya yang kokoh, tahan lama, dan mampu melindungi penghuninya dari cuaca yang keras.
Sekitar abad ke-19, rumah kayu berkembang menjadi simbol awal kehidupan yang sederhana di Amerika Serikat. Tujuh presiden AS bahkan tercatat lahir di rumah kayu, termasuk Abraham Lincoln yang lahir di sebuah rumah kayu satu ruangan di Hodgenville, Kentucky.
Peringatan Hari Rumah Kayu sendiri pertama kali ditetapkan oleh Log Cabin Society dan Bad Axe Historical Society di Michigan pada 1986. Peringatan tersebut bertujuan mendorong pelestarian rumah-rumah kayu bersejarah sekaligus mengenalkan kehidupan masyarakat pada masa ketika bangunan tersebut menjadi hunian yang umum.
Saat ini, Hari Rumah Kayu diperingati dengan berbagai kegiatan pelestarian bangunan bersejarah dan edukasi kepada masyarakat. Momentum ini juga menjadi pengingat akan hubungan erat antara manusia, alam, dan warisan budaya yang tetap relevan hingga kini.
Demikianlah ulasan mengenai daftar hari penting dan menarik yang dirayakan pada tanggal 28 Juni. Semoga bermanfaat, detikers!
(urw/urw)
