Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menemui Munafri 'Appi' Arifuddin usai menerima persetujuan diskresi maju Musda Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel). Pertemuan selama 30 menit itu membahas skema memajukan Golkar.
Pertemuan berlangsung di Rujab Wali Kota Makassar, Jumat (26/6/2026) malam. Wali Kota Makassar periode 2004-2014 itu menemui Appi setelah menerima diskresi dari Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
IAS mengaku langsung meminta waktu untuk bertemu Appi setelah pulang dari Jakarta. Dia menyebut pertemuan ini untuk menghargai Appi sebagai salah satu kader Golkar yang bersinar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah sudah bertemu. Setelah dari Jakarta, saya langsung meminta waktu Appi untuk bertemu. Saya menghargai Appi sebagai salah satu kader Golkar yang sedang bersinar saat ini," ungkap IAS kepada wartawan, Jumat (26/6).
Menurut IAS, pertemuan ini sekaligus untuk menjaga stabilitas dan soliditas internal partai menjelang pelaksanaan Musda Golkar Sulsel IX. Terkait hasil pertemuan tersebut, IAS mengaku enggan menjelaskannya sepihak.
"Insyaallah lebih baik ditanyakan langsung kepada beliau (Appi). Yang pasti, saya datang sebagai bentuk penghormatan sesama kader dan menyampaikan ajakan untuk sama-sama memajukan Golkar ke depan," jelas IAS.
Kendati demikian, IAS menilai keutuhan partai berlambang pohon beringin tersebut di atas segalanya. Langkah merangkul semua pihak yang dilakukan IAS ini menegaskan statusnya sebagai politisi senior yang memegang teguh nilai-nilai kultural Sulsel.
"Ini bukan sekadar soal persaingan, tapi bagaimana kita saling menghargai. Hubungan silaturahmi dengan Pak Appi harus terjaga dengan baik, demi Golkar ke depan," ujar IAS.
IAS juga menyampaikan harapannya agar Musda Golkar Sulsel IX mendatang tidak menjadi ajang perpecahan. Sebaliknya, momen tersebut harus menjadi panggung bagi Partai Golkar untuk menunjukkan kelasnya sebagai partai yang matang.
"Kami berharap Musda mendatang akan menjadi arena bagi Golkar untuk memamerkan kematangan berpolitik dan unjuk soliditas para kadernya kepada masyarakat," pungkas IAS.
Diketahui, IAS menerima surat diskresi dari Ketua Umum Golkar Bahlil di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (24/6) malam. Surat diskresi diberikan ke IAS untuk maju sebagai calon ketua di Musda DPD I Golkar Sulsel.
Meski demikian, IAS tetap butuh dukungan DPD II Golkar kabupaten/kota selaku pemilik suara di Musda Golkar Sulsel. Diskresi itu akan digunakan IAS sebagai tiket untuk mencalonkan sebagai kandidat ketua Golkar Sulsel di Musda.
Dukungan Mulai Mengalir ke IAS
Dukungan dari loyalis mulai mengalir kepada IAS usai mengantongi surat diskresi dari Ketum Golkar Bahlil Lahadalia. Dukungan itu di antaranya datang dari organisasi sayap, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) dan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).
"Hari ini saya bersama teman-teman pengurus DPD SOKSI Sulawesi Selatan menyerahkan dukungan penuh kepada Pak Ilham Arief Sirajuddin," ujar Ketua Depidar SOKSI Sulsel Andi Patarai Amir dalam keterangannya, dikutip Jumat (26/6).
Patarai menegaskan dukungan tersebut bukan semata-mata karena terbitnya surat diskresi dari DPP Golkar. Dia mengaku pernah berada dalam kepengurusan saat IAS menjabat Ketua DPD I Golkar Sulsel.
"Saya sudah lama bersama beliau. Pernah dipimpin saat beliau menjabat Ketua DPD I Golkar Sulsel, sementara saya saat itu Bendahara Golkar Maros," katanya.
AMPG Anggap Diskresi IAS Pesan Tugas
Sementara itu, AMPG Sulsel juga menyatakan sikap mendukung penuh IAS untuk bertarung di Musda Golkar Sulsel. Organisasi sayap partai itu menilai diskresi dari DPP menjadi dasar bagi IAS untuk mengikuti proses pencalonan.
"Pemberian diskresi kepada Ilham Arief Sirajuddin merupakan pesan tegas bagi seluruh kader Golkar Sulsel terkait restu dan arahan dari pimpinan pusat ada pada Pak IAS," ujar Sekretaris AMPG Sulsel Zulham Arief.
Dia menegaskan AMPG tetap mengikuti arahan Ketua Umum DPP AMPG Said Aldi Al Idrus dan Ketua AMPG Sulsel Rahman Pina. Pihaknya juga optimistis IAS mampu memimpin Golkar Sulsel.
"Insyaallah, AMPG Sulsel solid untuk mendukung dan memenangkan Pak Ilham Arief Sirajuddin sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel," tegasnya.
Simak Video "Video: Detik-detik Marco Bezzecchi Crash di MotoGP Belanda 2026"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/asm)
