Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Aula Hotel Grand City Hall, Kota Medan. Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemkot Kendari untuk membawa pulang inovasi dan langkah konkret dari berbagai forum strategis nasional.
Rakernas tahun ini mengintegrasikan serangkaian pembahasan krusial, mulai dari forum pangan, lingkungan hidup, perencanaan pembangunan (Bappeda), investasi, hingga pelibatan generasi muda melalui Youth City Changers (YCC).
Wali Kota Medan selaku tuan rumah, Rico Tri Putra Bayu Waas, menekankan agar seluruh komitmen yang lahir dari perhelatan akbar ini tidak sekadar menjadi wacana di atas kertas, melainkan harus berdampak langsung pada daerah asal masing-masing delegasi, termasuk Kota Kendari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari komitmen, mari kita masuk ke dalam aksi. Setelah kita pulang dari Rakernas ini, kita bawa ke kota kita masing-masing untuk benar-benar bisa kita implementasikan," ujar Rico.
Fokus pada Asistensi Hukum dan Integritas
Selain pembahasan program taktis perkotaan, agenda nasional yang dibuka secara simbolis oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, ini juga menyoroti aspek perlindungan hukum bagi para kepala daerah.
Dalam pidatonya, Wamendagri mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan memastikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) selalu terbuka untuk melakukan pendampingan intensif bagi pemerintah kota agar terhindar dari jeratan hukum.
"Saya dan Bapak/Ibu sekalian jaraknya insya Allah hanya one click away. Silakan hubungi WA, kita koordinasi dan komunikasi supaya kita stop mata rantai (masalah) ini," tegas Bima Arya.
Melalui keikutsertaan dalam rangkaian acara yang berlangsung hingga 4 Juli mendatang, Wali Kota Kendari bersama delegasi lainnya diharapkan dapat mengadopsi sinergi lintas kota ini guna mempercepat pembangunan dan penguatan tata kelola pemerintahan di Kendari.
(hmw/hmw)
