- Lomba Anak-anak 17 Agustus yang Bikin Ngakak 1. Lomba Sepeda Lambat 2. Lomba Tatap Muka/Lomba Tahan Ketawa 3. Lomba Estafet Baju 4. Lomba Bawa Gelas Pakai Balon 5. Lomba Main Bola Pakai Sarung (Tidak Boleh Diikat) 6. Lomba Lari Sarung Beregu 7. Lomba Tangkap Bebek 8. Lomba Menggambar dengan Mata Tertutup 9 Lomba Makan Biskuit dari Muka
- Lomba Anak-anak 17 Agustus Seru 1. Lomba Estafet Air 2. Lomba Rebut Kursi 3. Lomba Memindahkan Kacang Pakai Sumpit 4. Lomba Memindahkan Air Pakai Tangan 5. Lomba Tebak Nama Pahlawan 6. Lomba Balap Kardus 7. Lomba Pesan Berantai
- Lomba Anak-anak 17 Agustus yang Kreatif 1. Lomba Membuat Origami 2. Lomba Hias Mi Instan dalam Tempat Bekal 3. Lomba Menyusun Puzzle 4. Lomba Menirukan Suara Hewan 5. Lomba Menggambar Pakai Tangan Kiri (Khusus yang Tidak Kidal)
Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus selalu identik dengan suasana kemeriahan. Salah satu tradisi masyarakat Indonesia yang tak pernah luput pada perayaan tersebut adalah lomba 17-an.
Lomba 17 Agustus ini umumnya diselenggarakan di lingkungan masyarakat dan sebagian besar diperuntukkan untuk anak-anak. Selain menjadi ajang seru-seruan, lomba 17 Agustus untuk anak-anak juga bisa menjadi sarana untuk melatih kreativitas, membangun kepercayaan diri, hingga menumbuhkan semangat kebersamaan dan rasa cinta tanah air anak sejak usia dini.
Masyarakat Indonesia tentu sudah tak asing lagi dengan lomba-lomba populer yang selalu ada dalam tradisi 17 Agustus, seperti lomba makan kerupuk, lomba lari kelereng, balap karung, hingga lomba memasukkan paku ke dalam botol. Seiring waktu, lomba-lomba yang diadakan pada momen 17 Agustus semakin bervariasi, seru, dan tak jarang bikin ngakak para penonton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai referensi, berikut ini daftar ide lomba 17 Agustus yang seru, kreatif, dan bikin ngakak. Simak selengkapnya yuk!
Lomba Anak-anak 17 Agustus yang Bikin Ngakak
1. Lomba Sepeda Lambat
Ilustrasi lomba sepeda lambat 17 Agustus (Foto: Istimewa) |
Dalam lomba sepeda pada umumnya yang paling cepat sampai yang menang, namun lomba ini justru kebalikannya. Peserta yang paling lambat sampai di garis finish yang akan menjadi pemenang.
Lomba ini diperuntukkan untuk individu dengan tujuan melatih keseimbangan, kontrol gerak, dan fokus. Untuk menjadi pemenang dalam lomba ini, peserta tidak boleh jatuh atau menyentuhkan kaki ke tanah sepanjang lintasan.
2. Lomba Tatap Muka/Lomba Tahan Ketawa
Lomba ini dilakukan secara berpasangan. Saat lomba berlangsung, dua peserta akan dihadapkan tanpa boleh tertawa, tersenyum, atau mengalihkan pandangan.
Masing-masing peserta bisa membuat beragam ekspresi untuk membuat lawannya tersenyum/tertawa hingga kalah. Tujuan dari lomba ini adalah melatih konsentrasi dan pengendalian diri di tengah sorak sorai penonton yang menyaksikan perlombaan.
3. Lomba Estafet Baju
Lomba satu ini dilakukan secara berkelompok dan kecepatan serta kekompakan tim menjadi faktor utama penentu kemenangan. Setiap anggota harus bergantian mengenakan dan melepas baju, lalu menyerahkannya secara estafet ke anggota tim lainnya hingga mencapai garis akhir.
Permainan ini melatih kerja sama dan komunikasi antartim. Setiap tim perlu memastikan transisi antara satu anggota ke anggota lainnya berjalan baik agar dapat menyelesaikan tantangan secepat mungkin dan memenangkan pertandingan.
4. Lomba Bawa Gelas Pakai Balon
Lomba memindahkan gelas dengan balon (Foto: www.tiktok.com/@karang.taruna.ank) |
Permainan ini dilakukan secara individu maupun beregu, tergantung ketentuan penyelenggara. Peserta ditantang membawa gelas yang ditopang menggunakan balon yang ditiup tanpa boleh jatuh selama perjalanan menuju garis finish.
Lomba ini menekankan fokus, keseimbangan, dan kehati-hatian agar beban yang dibawa tetap stabil. Kesalahan sedikit saja bisa membuat tekanan balon berkurang dan gelas yang dibawa tergelincir sebelum sampai di garis finish.
5. Lomba Main Bola Pakai Sarung (Tidak Boleh Diikat)
Lomba ini dimainkan secara beregu. Cara bermainnya pada dasarnya sama seperti permainan sepak bola pada umumnya. Bedanya, seluruh pemain, termasuk penjaga gawang, wajib mengenakan sarung sebagai bawahan.
Sarung yang digunakan tidak boleh diikat. Selama pertandingan berlangsung, setiap pemain harus terus memegang bagian pinggang sarung agar tidak melorot.
Peserta harus menjaga konsentrasi selama permainan sembari menahan sarung menggunakan tangan agar tidak melorot selama permainan berlangsung. Jika ada peserta yang sarungnya melorot, maka akan mendapatkan pengurangan poin.
Selain melatih kekompakan dan koordinasi antaranggota tim, lomba ini juga melatih konsentrasi setiap individu yang terlibat dalam permainan.
6. Lomba Lari Sarung Beregu
Lomba balap sarung Foto: tiktok.com/@nuliyantoyanto10 |
detikers mungkin sudah tidak asing dengan lomba lari karung. Nah, lomba lari sarung ini merupakan modifikasi dari lomba tersebut. Bedanya, lomba ini dilakukan secara beregu.
Dalam permainan ini, satu tim yang terdiri dari 2-4 orang berlari bersama dalam satu sarung besar menuju garis finish. Perlombaan ini menekankan kekompakan, langkah yang tidak serasi bisa membuat seluruh tim kehilangan keseimbangan dan jatuh bersamaan.
7. Lomba Tangkap Bebek
Bebek adalah hewan yang bisa berlari dengan cukup kencang. Oleh karena itu, aktivitas tangkap bebek ini bisa menjadi salah satu ide lomba yang seru untuk dilakukan.
Setiap peserta harus mengejar dan menangkap bebek yang dilepaskan di area lomba yang telah disiapkan panitia. Selain mampu berlari kencang, bebek juga bisa terbang dalam Jarak pendek sehingga tantangan ini tidak mudah ditaklukkan.
8. Lomba Menggambar dengan Mata Tertutup
Jika menggambar dengan mata terbuka mungkin sudah biasa. Namun bagaimana jadinya jika lomba ini dilakukan dengan mata tertutup? Tentu akan sangat seru dan menantang.
Dalam pelaksanaannya, penyelenggara akan memberikan instruksi kepada peserta. Dalam keadaan mata tertutup, peserta hanya bisa mengandalkan intuisi dan imajinasinya.
Biasanya hasil akhir akan jauh dari ekspektasi, tapi di situlah letak keseruannya. Hasil gambar nantinya akan dinilai oleh juri untuk menentukan pemenangnya.
9 Lomba Makan Biskuit dari Muka
Lomba ini dilakukan dengan meletakkan biskuit di dahi peserta. Saat permainan dimulai, peserta harus berusaha memasukkan biskuit tersebut ke mulut dengan menggerakkan otot wajah.
Para peserta harus tetap menjaga biskuit tidak jatuh sebelum masuk ke mulut. Keseruan permainan ini mengundang gelak tawa dari penonton karena ekspresi peserta saat menggerakkan otot-otot wajah akan sangat sulit dikendalikan.
Lomba Anak-anak 17 Agustus Seru
1. Lomba Estafet Air
Estafet air Foto: dok. Kemenag Kalsel |
Permainan ini dilakukan secara beregu. Misinya adalah mengoper air dari satu peserta ke peserta lain hingga wadah penampungan yang berada di garis finish terisi penuh.
Lomba ini bisa dilakukan dalam berbagai variasi, air dapat dibawa menggunakan gelas, spons, atau alat sederhana lain. Permainan ini mengandalkan kerja sama tim, setiap anggota harus bergerak cepat dan hati-hati agar air tidak banyak tumpah di tengah jalan.
2. Lomba Rebut Kursi
Sebelum lomba dimulai, sejumlah kursi disusun melingkar dengan jumlah lebih sedikit dari peserta. Ketika penyelenggara mulai memutar musik, para peserta harus berjalan mengelilingi kursi mengikuti irama musik yang diputar.
Ketika lagu selesai, mereka harus segera duduk di kursi yang tersedia. Peserta yang tidak kebagian kursi otomatis gugur dari permainan.
Permainan ini dilakukan dalam beberapa babak, hingga menyisakan satu pemenang di akhir lomba. Lomba ini menguji refleks, ketepatan, dan kewaspadaan, sekaligus membangun jiwa kompetitif anak.
3. Lomba Memindahkan Kacang Pakai Sumpit
Biasanya sumpit digunakan untuk makan mie atau sushi. Dalam permainan ini, peserta ditantang menggunakan sumpit untuk memindahkan kacang satu per satu ke wadah lain dalam waktu tertentu.
Lomba ini tentu cukup menantang, mengingat bentuk kacang yang bulat dan kecil membuatnya mudah tergelincir. Karena dilakukan secara individu, permainan ini menuntut fokus, ketelitian, dan kesabaran.
4. Lomba Memindahkan Air Pakai Tangan
Tantangan ini mengharuskan peserta memindahkan air dari satu wadah ke wadah lain hanya menggunakan tangan kosong. Setiap peserta harus mengatur strategi agar tidak banyak air yang terbuang di sepanjang jalan.
Lomba ini memacu kreativitas peserta mencari cara paling efektif agar air yang diangkut tetap tersisa sebanyak mungkin. Peserta yang berhasil memindahkan air paling banyak dalam batas waktu yang ditentukan akan menjadi pemenangnya.
5. Lomba Tebak Nama Pahlawan
Lomba ini sangat cocok untuk anak SD untuk menguji pengetahuan sejarah sekaligus mengenalkan mereka dengan lebih banyak pahlawan nasional yang telah berjasa bagi bangsa dan negara. Selain menjadi sarana edukasi, lomba ini juga bisa memupuk jiwa nasionalisme anak sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, peserta akan diminta menebak nama pahlawan nasional berdasarkan foto yang ditampilkan. Peserta atau tim yang berhasil menebak paling banyak dengan benar akan menjadi pemenang.
6. Lomba Balap Kardus
Lomba balap kardus Foto: www.tiktok.com/@irmaanurlaeli0506/ |
Dalam lomba ini, peserta harus masuk ke dalam kardus besar yang telah disusun menyerupai tabung atau terowongan. Ketika aba-aba dimulai, peserta bergerak maju dengan cara merangkak sambil menggulingkan kardus menuju garis finish.
Selain adu kecepatan, setiap peserta juga harus berhati-hati dan memastikan kardus tidak robek dan tetap utuh saat mencapai garis finish. Lomba ini mengandalkan koordinasi gerak tubuh serta kekuatan stamina untuk melaju hingga finish.
7. Lomba Pesan Berantai
Lomba ini dilakukan secara beregu. Peserta yang berada di barisan terdepan akan menerima pesan, lalu meneruskannya secara estafet ke peserta berikutnya.
Setelah pesan sampai pada peserta terakhir, pesan akan dibacakan untuk melihat seberapa akurat pesan tersebut. Permainan ini menekankan pentingnya komunikasi dan fokus dalam menerima serta menyampaikan informasi.
Lomba Anak-anak 17 Agustus yang Kreatif
1. Lomba Membuat Origami
Ilustrasi lomba origami Foto: Ghina Aliyah Fatin Desira |
Lomba membuat origami bisa menjadi sarana untuk melatih kreativitas anak. Peserta diminta melipat kertas menjadi bentuk tertentu sesuai instruksi juri. Hasil akhir dinilai dari kerapian dan kesesuaian bentuk.
Selain melatih kreativitas, lomba ini juga melatih kemampuan anak dalam mengikuti instruksi dengan detail karena membutuhkan ketelitian serta kesabaran tinggi.
2. Lomba Hias Mi Instan dalam Tempat Bekal
Mi Instan adalah salah satu makanan populer yang digemari berbagai kalangan, termasuk anak-anak. Sehingga lomba hias mi instan ini akan menarik banyak peminat jika diperlombakan dalam perayaan 17 Agustus.
Peserta diberikan tantangan untuk menata mi instan di dalam kotak bekal agar terlihat menarik secara visual. Lomba hias mi instan dapat melatih kreativitas dan imajinasi anak, sekaligus melatih kemandirian mereka.
3. Lomba Menyusun Puzzle
Ilustrasi lomba puzzle (Foto: Getty Images/iStockphoto/Lena Gadanski) |
Lomba ini dapat dilakukan secara individu maupun berkelompok. Penyelenggara hanya perlu menyiapkan kepingan puzzle dengan tingkat kesulitan yang sudah disesuaikan dengan peserta.
Peserta yang mengikuti perlombaan ini harus menyusun setiap kepingan puzzle menjadi bentuk utuh dalam waktu yang ditentukan. Permainan ini melatih ketelitian, logika, kesabaran, dan kemampuan anak dalam memecahkan masalah.
4. Lomba Menirukan Suara Hewan
Anak-anak merupakan peniru yang handal, dan suara hewan adalah salah satu hal yang sering mereka tiru dalam proses belajarnya. Dalam perlombaan menirukan suara hewan, anak-anak diminta menirukan suara berbagai hewan di depan juri dan penonton.
Penilaian ini didasarkan pada kemiripan suara dan keberanian mereka. Selain seru dan menghibur, lomba ini dapat menjadi sarana untuk melatih ekspresi diri dan kepercayaan diri anak untuk tampil di depan umum.
5. Lomba Menggambar Pakai Tangan Kiri (Khusus yang Tidak Kidal)
Jika seseorang terbiasa menulis dan menggambar dengan tangan kanan, tentu akan sulit menggambar dengan tangan kiri. Aturan lomba ini sederhana, peserta hanya boleh ikut jika tidak terbiasa menggunakan tangan kiri.
Ketika lomba berlangsung, mereka akan diminta menggambar sesuai instruksi juri. Meskipun hasilnya tidak sempurna, juri akan menilai gambar yang dianggap paling sesuai dengan instruksi dan menarik secara visual.
Lomba ini bersifat individu dan bertujuan menguji kemampuan adaptasi motorik anak. Selain melatih kreativitas, perlombaaan ini juga merangsang keberanian anak untuk mencoba hal-hal baru.
Nah detikers, demikianlah kumpulan ide lomba 17 Agustus untuk anak-anak yang bisa jadi referensi untuk memeriahkan hari kemerdekan. Semoga bermanfaat!
(urw/urw)







