Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid Menurut Syariat Islam, Lengkap Niat-Doanya

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid Menurut Syariat Islam, Lengkap Niat-Doanya

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Selasa, 07 Jul 2026 23:00 WIB
Ilustrasi mandi wajib
Foto: Ilustrasi. (Getty Images/iStockphoto/Iurii Garmash)
Makassar -

Seorang muslimah diwajibkan melaksanakan mandi wajib setelah masa haid berakhir agar dapat kembali menjalankan ibadah, seperti sholat, puasa, maupun membaca Al-Qur'an. Oleh karena itu, penting untuk memahami tata cara mandi wajib setelah haid yang benar sesuai dengan syariat Islam.

Dilansir dari Buku Fikih 4 oleh Siti Khomisil Fatatil Aqillah, S Pd I dan Kiki Rejeki, S Pd, kewajiban mandi wajib bagi muslimah yang telah selesai haid didasarkan pada sabda Rasulullah SAW berikut:

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِفَاطِمَةَ بِنْتِ أَبِي حُبِيْشٍ فَإِذَا أَقْبَلَتْ الْحَيْضَةُ فَدَعِي الصَّلَاةَ وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْتَسِلِي وَصَلِّي. (رواه البخاري)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Bersabda Rasulullah SAW kepada Fatimah binti Abi Hubaisy, "Apabila datang haid itu, hendaklah engkau tinggalkan sholat dan apabila habis haid itu, hendaklah engkau mandi dan sholat." (HR Al-Bukhari)

Lantas, bagaimana cara mandi wajib yang diajarkan oleh Rasulullah SAW? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

ADVERTISEMENT

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid

Masih dari Buku Fikih 4, mandi wajib pada dasarnya dilakukan dengan mengalirkan air ke seluruh tubuh, mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Air yang digunakan harus suci dan menyucikan, yaitu air yang bersih serta tidak terkena najis.

Setelah memahami ketentuan tersebut, berikut tata cara mandi wajib yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW:

  • Membaca basmalah dan berniat mandi wajib;
  • Mencuci kedua telapak tangan;
  • Membersihkan segala kotoran atau najis yang menempel di tubuh;
  • Membersihkan kemaluan atau beristinja dengan tangan kiri hingga benar-benar bersih;
  • Berwudhu dengan sempurna sebagaimana wudhu untuk sholat;
  • Membasuh kedua tangan dengan air, kemudian menyela-nyela pangkal rambut agar air sampai ke kulit kepala;
  • Mengguyurkan air ke kepala sebanyak 3 kali dengan mendahulukan bagian tubuh sebelah kanan, lalu sebelah kiri.

Niat Mandi Wajib Setelah Haid

Adapun bacaan niat mandi wajib setelah haid sebagaimana disadur dari buku 'Kumpulan Doa Khusus Wanita' yang disusun oleh Arina Milatal Haq, sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْحَيْضِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitul ghusla liraf'il hadasil akbari minal haidhi fardhan lillaahi ta'alaa.

Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar disebabkan oleh haid, wajib karena Allah Ta'ala."

Doa Setelah Mandi Wajib

Dinukil dari buku 'Praktik Mandi Janabah Rasulullah Menurut 4 Mazhab' yang disusun oleh Isnan Ansory, LC MA, umat Islam dianjurkan membaca doa setelah mandi wajib. Bahkan para ulama sepakat bahwa amalan tersebut disunnahkan sebagaimana membaca doa setelah wudhu.

Berikut bacaan doa setelah mandi wajib:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Arab Latin:

Artinya: "Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang menyekutukan bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku orang yang ahli tobat, dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang saleh."

Demikianlah panduan mengenai cara mandi wajib setelah haid lengkap dengan bacaan niat dan doa setelahnya. Semoga membantu!




(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads