Polisi menangkap anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) berinisial JN usai melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Nabire, Papua Tengah. JN merupakan salah satu pembunuh Danramil 1703-4/Aradide Lettu Inf (Anm) Oktovianus Sogalrey (OS).
"Polres Nabire berhasil menangkap salah satu pelaku penembakan yang menewaskan Komandan Koramil (Danramil) 1703-04/Aradide, Letda Inf Oktovianus Sogarlay," ujar Wakapolres Nabire, Kompol Piter Kendek kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).
JN ditangkap di Pasir Putih, Distrik Aradide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah pada Rabu (28/1) pagi. Polisi menembak JN yang masuk daftar pencarian orang (DPO) lantaran melawan dan hendak kabur saat akan ditangkap kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"JN, narapidana yang melarikan diri dari Lapas dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang. JN diketahui menjadi salah satu terduga pelaku yang terlibat langsung dalam pembunuhan Letda Inf Oktovianus Sogarlay dan telah buron sejak tahun lalu," jelas Piter.
"Penangkapan dilakukan dengan tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan saat hendak diamankan," tambahnya.
Selain itu, polisi juga menangkap dua rekaan JN berinisial MD dan DP. Keduanya ditangkap terkait kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
"Untuk dua pelaku lainnya berinisial MD dan AP, yang merupakan pelaku kejahatan jalanan. MD diketahui sebagai residivis yang pernah menjalani hukuman pada 2023 dan bebas pada 2024," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 19 narapidana kabur dari Lapas Kelas IIB Nabire, pada Senin (2/6/2025) sekitar pukul 10.30 WIT. Dari 19 orang tersebut, 11 di antaranya merupakan napi anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang salah satunya adalah JN.
"Sebanyak 19 narapidana melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Nabire. Dari jumlah tersebut, 11 orang diketahui merupakan bagian dari KKB yang berasal dari wilayah Puncak Jaya, Puncak, dan Paniai," kata Kaops Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani kepada wartawan, Senin (2/6/2025).
(hsr/asm)
