Daftar 13 Penumpang Smart Air yang Selamat dari Penembakan KKB di Boven Digoel

Papua Selatan

Daftar 13 Penumpang Smart Air yang Selamat dari Penembakan KKB di Boven Digoel

Paulus Pulo - detikSulsel
Kamis, 12 Feb 2026 14:38 WIB
Sebanyak 39 warga di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, mengungsi usai anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) menembak mati pilot dan kopilot Smart Air di Bandara Korowai Batu.
Foto: Aparat mengevakuasi jasad pilot dan kopilot Smart Air yang tewas ditembak KKB. (dok. istimewa)
Boven Digoel -

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak menembak pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Pilot Egon Erwan dan Kopilot Baskoro tewas tertembak sementara 13 penumpang selamat.

"13 penumpang yang menumpang pesawat Smart Air dinyatakan selamat," ujar Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo kepada wartawan Kamis (12/2/2026).

Yusuf meluruskan bahwa 13 orang merupakan penumpang pesawat, tidak termasuk pilot dan kopilot. Dia mengatakan para penumpang langsung menyelamatkan diri saat pesawat ditembaki KKB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang segera mengamankan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing," terangnya.

Dia mengungkapkan bahwa situasi terkini di area bandara sudah kondusif. Dia pun berharap warga yang sempat mengungsi karena insiden itu segera kembali ke rumah masing-masing.

ADVERTISEMENT

"Area bandara sedang diamankan dan situasi dinyatakan kondusif. Kita berharap warga yang mengungsi dapat kembali dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan seperti biasa," bebernya.

Berikut daftar penumpang pesawat Smart Air:

  1. Yance Bemanop
  2. Limu Gurik
  3. Yanduk Kogoya
  4. Turis Magai
  5. Emira Winda
  6. Anak Kimis
  7. Dualima Kogoya
  8. Imantinus Kahipka
  9. Irvan Kahipka
  10. Samuel Jitmau
  11. Pania Mialka
  12. Topiud Kogoya
  13. Tialongga Kogoya

39 Warga Mengungsi karena Takut

Diberitakan sebelumnya, pesawat Smart Air ditembaki KKB di Bandara Korowai Batu, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Rabu (11/2). Insiden itu mengakibatkan pilot dan kopilot Smart Air bernama Egon Erwan dan Baskoro dari Bandara meninggal dunia.

Penembakan itu membuat 39 warga yang bermukim di sekitar bandara memilih mengungsi ke tempat aman. Mereka mengungsi karena takut dengan aksi KKB pimpinan Elkius Kobak itu.

"Dampak psikologis turut dirasakan warga yang bermukim di sekitar Bandara Korowai. Berdasarkan data sementara, 39 warga sempat mengungsi ke arah Senggo karena rasa takut," kata Kombes Yusuf Sutejo kepada wartawan, Kamis (12/2).

Aparat keamanan pun melakukan penyisiran di sekitar bandara. Hal ini untuk memastikan keamanan wilayah tersebut agar masyarakat yang mengungsi kembali ke rumah dan beraktivitas seperti biasa.

"Kita lakukan sterilisasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut," bebernya

Sebanyak 20 personel Ops Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi melakukan pengamanan. Selain itu ada, 12 personel Kopasgat TNI AU.

"Koordinasi lanjutan juga dilakukan dengan jajaran TNI AD untuk penguatan pengamanan, mengingat wilayah tersebut merupakan bandara perintis yang selama ini melayani akses vital masyarakat pedalaman," ujarnya.




(hsr/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads