Kronologi WN China Dikeroyok-Dirampok Usai Tabrak Motor Parkir di Palu

Kronologi WN China Dikeroyok-Dirampok Usai Tabrak Motor Parkir di Palu

Tim detikSulsel - detikSulsel
Rabu, 18 Feb 2026 11:30 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. BeritaKlik)
Ilustrasi. Foto: (Dok. BeritaKlik)
Palu -

Warga negara asing (WNA) asal China bernama Guo Zhenrong dikeroyok sejumlah orang usai diduga menabrak sebuah motor yang sedang parkir di pinggir jalan Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pelaku turut merampok barang-barang berharga korban.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Senin (16/2) sekitar pukul 20.35 Wita. Insiden bermula saat korban mengendarai mobil Mitsubishi Pajero Sport warna hitam bernomor polisi B 1526 JJB di Jalan Raja Lembah.

"Saat melintas, korban menabrak sepeda motor Yamaha Mio yang sedang terparkir di tepi jalan," ujar Kapolsek Tawaeli, Iptu Zulham Abdillah dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga yang melihat kejadian tersebut spontan melakukan pengejaran. Beberapa di antaranya mengejar sambil melempari mobil korban dengan batu sehingga korban menghentikan kendaraannya di depan minimarket Kayumalue Ngapa.

Di lokasi itu, korban diduga dianiaya dan dirampok oleh sekelompok orang yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Korban turut kehilangan ponsel, tas, serta uang tunai.

ADVERTISEMENT

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian mulut dan gigi rontok. Selain itu, korban kehilangan satu unit ponsel, tas berisi surat-surat berharga, serta uang tunai," terangnya.

Polisi yang menerima laporan kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Madani guna mendapatkan perawatan medis. Polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp 2.140.000 dari lokasi kejadian pada malam peristiwa.

"Kami langsung mengamankan korban dan mengevakuasinya ke RSUD Madani untuk mendapatkan penanganan medis, karena keselamatan korban menjadi prioritas utama," jelasnya.

Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dan tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku penganiayaan dan pencurian tersebut. Masyarakat diimbau agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan setiap persoalan hukum kepada aparat kepolisian.

"Kami telah mengamankan barang bukti dan saat ini sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas para pelaku," tegasnya.

Hingga kini, identitas para pelaku masih dalam penyelidikan. Aparat kepolisian juga masih melakukan pencarian terhadap barang-barang milik korban yang belum ditemukan.




(asm/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads