Sejumlah pemuda yang nongkrong di pekarangan Masjid Al-Amin, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) diserang sekitar 15 orang tak dikenal (OTK) yang membawa senjata tajam (sajam). Para pelaku diduga hendak balas dendam namun salah sasaran.
"Jumlahnya banyak, mungkin ada sekitar 15 orang," ujar salah seorang korban bernama Mahatir (23) kepada wartawan, Kamis (19/2/2026).
Peristiwa itu terjadi di Masjid Al-Amin, Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali pada Rabu (18/2) sekira pukul 23.25 Wita. Mahatir sempat melakukan perlawanan namun kabur karena pelaku membawa parang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bonceng tiga semua, saya sempat melawan tapi karena mereka bawa parang saya langsung lari," katanya.
Mahatir mengaku tidak mengetahui pemicu aksi penyerangan tersebut. Dia menduga para pelaku hendak balas dendam lantaran mereka mencari seseorang yang diduga sempat memukul rekannya.
"Saya juga tidak tahu apa masalahnya. Tapi mungkin ada masalah, mereka mau balas dendam karena mereka sempat menanyakan siapa yang telah memukul temannya," bebernya.
Panit Opsnal Reskrim Polsek Wonomulyo, Iptu Mulyono membenarkan terkait peristiwa itu. Pihaknya masih melakukan pendalaman termasuk para pelaku yang diduga membawa senjata tajam.
"Sementara kita masih selidiki. Informasi memang ada yang bawa sajam," kata Mulyono yang dikonfirmasi terpisah.
Dalam potongan video yang dilihat BeritaKlik, tampak para pelaku yang mengendarai motor berhenti di depan masjid. Para pelaku kemudian masuk ke pekarangan masjid melakukan penyerangan.
Sejumlah pemuda yang nongkrong di pekarangan masjid itu langsung berhamburan menyelamatkan diri. Satu orang sempat melakukan perlawanan hingga dikejar ke jalan raya.
(hsr/asm)
