Pelaku perampokan dan pembunuhan wanita penjaga agen bank bernama Ririn (31) di Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah ditangkap di Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Pelaku membuang barang bukti brankas curiannya di sungai sebelum kabur ke Manado.
"Jaraknya (penemuan brankas) dari tempat kejadian perkara (TKP) sekitar 7 kilometer jauhnya," kata Kapolsek Walenrang, AKP Abdul Azis kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).
Brankas tersebut ditemukan di sungai Desa Pangalli, Kecamatan Walenrang Timur, Luwu pada Kamis (27/2) malam. Azis menyebut, penemuan brankas merupakan rangkaian dari pemeriksaan awal pelaku saat diamankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu hasil interogasi dan pengakuan terduga pelaku bahwa barang tersebut (brankas) dia buang," ucapnya.
Aziz menjelaskan, saat ini brankas tersebut telah dibawa ke Mako Polres Luwu untuk diamankan. Namun, Azis belum mau membeberkan terkait ada tidaknya isi brankas tersebut.
"Kita tunggu saja, kasus ini ditangani langsung Polres Luwu," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, polisi telah menangkap pelaku di Manado pada Kamis (26/2). Namun polisi belum membeberkan identitas pelaku karena masih dalam perjalanan ke Polres Luwu.
"Alhamdulillah sudah (ditangkap pelaku), untuk rilis resmi nanti kami infokan setelah tim tiba di Luwu," ujar Kapolres Luwu Adnan Pandhibu kepada detikSulsel, Kamis (26/2).
"Kami telah melaksanakan penyidikan untuk membuat terang peristiwa yang terjadi dan menemukan pelaku," katanya.
Diketahui, kasus perampokan disertai pembunuhan itu terjadi di Desa Lelong, Kecamatan Walenrang, Luwu pada Rabu (18/2) sekitar pukul 14.00 Wita. Korban dievakuasi ke rumah sakit dalam kondisi berlumuran darah.
(asm/hsr)
