Tim gabungan TNI dan Polri terlibat baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Dalam kontak tembak ini satu prajurit TNI mengalami luka karena terkena rekoset peluru.
"Satu anggota mengalami luka akibat rekoset peluru yang mengenai bagian betis kanan saat kontak tembak berlangsung antara KKB dan TNI/Polri," kata Wakil Panglima Koops Habema Brigjen TNI Rianto, kepada wartawan, Senin (2/3/2026).
Rianto menjelaskan insiden tersebut terjadi dalam rangkaian operasi penegakan hukum yang dilakukan aparat keamanan, di Kepala Air, Nabarua Atas, Kampung Kali Harapan, Minggu (1/3). Prajurit yang terluka kini sedang dalam penanganan tim medis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anggota yang terluka sudah mendapatkan penanganan medis dan saat ini dalam kondisi stabil. Kontak tembak tersebut terjadi saat aparat melaksanakan operasi penegakan hukum dan berhasil menguasai kamp yang diduga menjadi basis KKB," bebernya.
Ia mengatakan dalam operasi itu, aparat juga berhasil menyita ratusan butir amunisi yang diduga milik KKB. Operasi akan terus dilanjutkan untuk mencegah gangguan keamanan dan mempersempit ruang gerak KKB.
"Dalam kontak itu juga TNI/Polri melakukan penyitaan ratusan amunisi. Ini merupakan langkah penting dalam upaya menekan aktivitas kelompok bersenjata di wilayah Nabire. Operasi yang dilakukan dapat memperkuat stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, tim gabungan TNI dan Polri menggerebek markas KKB pimpinan Aibon Kogoya di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Dalam operasi tersebut, aparat menyita 561 amunisi hingga uang tunai senilai Rp 79 juta.
"Aparat gabungan TNI-Polri melakukan upaya penegakan hukum terhadap DPO yang mengaku sebagai Panglima Kodap III D Dulla Aibon Kogoya," ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo kepada wartawan, Senin (2/3).
Penggerebekan berlangsung di Nabire pada Minggu (1/3) sekitar pukul 22.40 WIT. Aparat gabungan dari Satgas Habema, Satgas Rajawali, dan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, sempat terlibat kontak tembak dengan KKB sebelum kabur meninggalkan markasnya.
(ata/ata)
