Labfor Polda Sulsel Periksa 25 Kg Kokain Ditemukan Terdampar di Selayar

Labfor Polda Sulsel Periksa 25 Kg Kokain Ditemukan Terdampar di Selayar

Sahrul Alim - detikSulsel
Senin, 16 Mar 2026 16:56 WIB
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan uji forensik terhadap 25 kilogram (kg) kokain yang ditemukan terdampar di bibir pantai Kepulauan Selayar.
Foto: Tim Labfor Polda Sulsel uji forensik terhadap 25 kilogram kokain ditemukn di Selayar. (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan uji forensik terhadap 25 kilogram (kg) kokain yang ditemukan terdampar di bibir pantai Kepulauan Selayar. Setelah dilakukan pengujian, barang bukti itu langsung dimusnahkan.

Pantauan detikSulsel, proses uji laboratorium dilakukan di lobi utama Mapolda Sulsel, Senin (16/3/2026) pukul 16.35 Wita. Uji coba dilakukan dengan alat tes analisis narkotika genggam (handheld narcotics analyzer).

Barang bukti yang berada dalam box dikeluarkan satu persatu. Barang bukti itu berupa 25 paket seberat 25 kg bruto. Paket itu tampak terbungkus plastik dan dilakban bening.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua sudah diuji, positif koka semua," kata perwakilan tim Labfor Polda Sulsel.

Setelah pengetesan, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Bangun Nawoko menyerahkan barang bukti itu ke Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro. Selanjutnya barang bukti tersebut dimusnahkan.

ADVERTISEMENT

Kegiatan itu dihadiri Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, dan Kepala Kejati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi.

Sebelumnya diberitakan, sekitar 25 kg kokain ditemukan terdampar di bibir pantai Kepulauan Selayar. Paket narkoba tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan di dua lokasi berbeda sebelum kemudian dilaporkan kepada Polres dan Kodim.

Nelayan pertama kali menemukan sekitar 1 kilogram paket kokain di Kecamatan Bontosikuyu pada Sabtu (28/2) lalu. Temuan paket narkoba itu langsung dilaporkan ke Polres Selayar.

"Pertemuan pertama itu langsung ditemukan oleh nelayan kemudian menghubungi Polres. Itu sudah dikirim barangnya ke Labfor dan sudah positif kokain," ujar Kasubsie Humas Polres Selayar Aipda Suardi Andre saat dimintai konfirmasi detiksulsel, Sabtu (14/3).

Setelah barang tersebut dipastikan kokain, pihak kepolisian melanjutkan pencarian di sekitar lokasi. Hasilnya, sekitar 4 kilogram paket kokain ditemukan delapan hari sejak penemuan yang pertama.

"Barang seperti itu diduga kalau dia hanyut berarti paketnya banyak, curiganya begitu, makanya Kapolres minta dicari lagi, akhirnya dapat lagi," jelas Aipda Suardi.

Sementara itu, 20 kilogram kokain lainnya ditemukan terdampar di bibir Pantai Bontomanai. Temuan paket narkoba itu kemudian dilaporkan kepada Babinsa setempat, yang kemudian melaporkannya ke Dandim Selayar.

"Sampai di rumah Dandim, awalnya Pak Dandim tidak percaya itu kokain, tapi kemudian beliau menghubungi Kapolres, Kapolres sampaikan kami juga mencari karena kami temukan beberapa sebelumnya," jelas Aipda Suardi.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads