Bupati Maybrat, Karel Murafer mengungkap tiga prajurit TNI Angkatan Laut (AL) menjadi korban dalam kontak tembak di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Karel menyebut 2 prajurit di antaranya gugur terkena tembakan, sedangkan 1 lainnya masih dalam perawatan.
"Peristiwa penyerangan terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, sehingga mengakibatkan putra terbaik bangsa 3 orang yang kena tembak, lalu 2 yang sudah gugur, 1 lagi dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut Kota Sorong," kata Karel kepada wartawan, Minggu (22/3/2026).
Dua prajurit TNI AL yang gugur berinisial Prada Marinir AS dan Prada Marinir ES, sedangkan korban yang masih dirawat berinisial Kopda Marinir E. Karel mengatakan kedua prajurit TNI AL gugur dalam tugas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sebagai Bupati Kabupaten Maybrat sangat menyesal dan pertama-tama menyampaikan belasungkawa yang amat dalam atas meninggalnya tragedi yang terjadi mengakibatkan putra bangsa yang gugur," jelas Karel.
Karel mengatakan, kedua jenazah akan segera dipulangkan ke keluarganya. Dia juga sudah melaksanakan rapat dengan berbagai unsur terkait untuk menindaklanjuti kasus penembakan maut tersebut.
"Saya turun ke lapangan rapat dengan forkopimda provinsi terutama hubungi bapak gubernur, kemudian pak danrem, pak kabinda kemudian termasuk perwira pejabat tinggi, kami rapat lalu sama-sama cari solusi," paparnya.
"Kami juga memberikan bantuan bersama bapak gubernur untuk korban dua orang yang meninggal dan besok dikirim ke daerah asal mereka," tambah Karel.
Dia juga berharap semua pihak untuk mendukung aparat penegak hukum melakukan penindakan. Karel mengaku sudah meminta aparat untuk kembali melakukan penyisiran di lokasi kejadian.
"Saya harap supaya semua pihak kita semua memberi dukungan sepenuhnya kepada aparat yang bertugas di atas untuk melakukan penyisiran dan lain-lain di sana, kemudian rencana besok kita naik ke sana untuk rapat dengan forkopimda yang ada di Maybrat," terangnya.
Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 181/PrajaVira Tama (PVT) Brigjen TNI Slamet Riyadi mengklaim pelaku penembakan sudah teridentifikasi. Kendati begitu, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Kita sudah ada indikasinya (pelaku penembakan), tapi nanti kita sampaikan setelah betul-betul A1 di lapangan," kata Slamet kepada wartawan di RSAL DR R Oetoko Sorong, Minggu (22/3).
Sebelumnya diberitakan, kontak tembak itu dilaporkan terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Minggu (22/3) sekitar pukul 07.00 WIT. Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyampaikan duka cita atas gugurnya dua prajurit TNI AL saat bertugas.
"Kita semua turut berbelasungkawa ya atas gugurnya 2 putra terbaik bangsa dari satuan TNI Angkatan Laut yang kebetulan saat ini sebagai satgas di Maybrat," kata Elisa ditemui wartawan di RSAL Dr R Oetojo Sorong, Minggu (22/3).
Kedua korban dilaporkan telah dievakuasi ke RSAL tersebut. Elisa didampingi Bupati Maybrat Karel Murafer dating ke rumah sakit memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.
"Kehadiran saya dengan pak bupati ini bentuk dari rasa kepedulian dari Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Maybrat untuk hadir memberikan doa dukungan kepada keluarga, kedua almarhum," jelasnya.
(sar/sar)
