Kronologi Oknum TNI di Maluku Utara Diduga Aniaya Pria hingga Tewas

Kronologi Oknum TNI di Maluku Utara Diduga Aniaya Pria hingga Tewas

Muhammad Jaya Barends - detikSulsel
Jumat, 27 Mar 2026 18:21 WIB
Oknum snggota TNI, Pratu SB, diduga menganiaya Sukra hingga tewas di Kepulauan Sula.
Foto: Edi Wahyono
Kepulauan Sula -

Oknum anggota TNI berinisial Pratu SB diduga menganiaya pria bernama Sukra Umafagur hingga tewas di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Prajurit Yonif 733/Masasiku itu menganiaya korban gegara kesal adiknya dikeroyok.

Peristiwa itu terjadi di Desa Umaloya, Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula pada Minggu (22/3/2026) dini hari. Pratu SB awalnya melihat adiknya dihentikan oleh korban dan rekannya lalu dikeroyok.

"(Pratu SB) awalnya melihat adiknya dihentikan dan dikeroyok oleh sekelompok orang yang diduga di bawah pengaruh minuman keras (miras). Saat itu, Pratu SB sedang dalam perjalanan menuju rumah," kata Danyonif 733/Masariku Letkol Inf M. Aminulah dalam keterangannya, Jumat (27/3).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pratu SB selanjutnya mencoba melerai dan melindungi adiknya dari aksi pengeroyokan itu. Namun, Pratu SB justru ikut terkena pukulan di bagian kepala dan leher.

"Dalam situasi terdesak tersebut, Pratu SB memberikan pukulan balasan yang mengenai wajah korban. Korban (pun) terjatuh dan bagian belakang kepalanya terbentur aspal," bebernya.

ADVERTISEMENT

Aminulah menuturkan korban yang terkena pukulan langsung dievakuasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana. Namun tak berselang lama, korban dinyatakan meninggal dunia.

"Korban sempat dilarikan ke RSUD Sanana sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Pratu SB lalu diamankan di Makoramil Sanana terkait kejadian tersebut. Kini Pratu SB telah diserahkan ke Denpom XV/1 Ternate pada Senin (23/3).

"(Pratu SB) dibawa ke Denpom menggunakan transportasi kapal laut untuk menindaklanjuti prosedur yang berlaku di lingkungan militer," katanya.

Aminulah menambahkan berdasarkan laporan awal bahwa adik Pratu SB diduga terlibat perkelahian dengan adik korban. Kemudian terjadi pengeroyokan tersebut.

"Kalau laporan awal diduga adik Pratu SB awalnya berkelahi dengan adik korban," ungkapnya.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads