Siswi SMP di Mamuju Dikeroyok 3 Pelajar SMA Diduga gegara Status Medsos

Sulawesi Barat

Siswi SMP di Mamuju Dikeroyok 3 Pelajar SMA Diduga gegara Status Medsos

Hafis Hamdan - detikSulsel
Jumat, 08 Mei 2026 17:30 WIB
Siswi SMP berusia 14 tahun di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), babak belur hingga dilarikan ke rumah sakit usai dikeroyok tiga siswi SMA.
Foto: Siswi SMP berusia 14 tahun di Kabupaten Mamuju, babak belur usai dikeroyok tiga siswi SMA. (dok. istimewa)
Mamuju -

Siswi SMP berusia 14 tahun babak belur hingga dilarikan ke rumah sakit usai dikeroyok tiga pelajar perempuan tingkat SMA di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Pengeroyokan itu diduga dipicu unggahan atau status korban di media sosial (medsos) yang membuat para pelaku tersinggung.

"Info sementara (motifnya) pelaku ini merasa tersinggung dengan kata-kata yang disampaikan korban di media sosial," ujar Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Herman belum merinci lebih jauh unggahan korban di media sosial yang membuat pelaku tersinggung. Namun pelaku dan korban diketahui saling mengenal dan sekolahnya berada di kecamatan yang sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekolahnya berada di kecamatan yang sama," katanya.

Herman menuturkan pihaknya tengah menyelidiki kasus ini usai orang tua korban melapor ke Polresta Mamuju. Tiga siswi SMA yang menjadi terlapor masing-masing berinisial S, J, dan L.

ADVERTISEMENT

Sejauh ini kata dia, penyidik telah meminta keterangan korban dan saksi yang berada di lokasi kejadian. Pihaknya pun tengah menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang terlapor.

"Berikutnya akan ditindaklanjuti dengan menghadirkan terduga pelaku," imbuh Herman.

Diketahui, pengeroyokan tersebut terjadi di Jalan Poros Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Mamuju pada Kamis (7/5) siang. Aksi pengeroyokan itu membuat korban mengalami luka di bagian wajah hingga dilarikan ke rumah sakit.

"Benar ada dugaan penganiayaan atau pengeroyokan. Korban ini pelajar SMP, sementara terduga pelaku pelajar SMA, jadi beda sekolah," terang Iptu Herman Basir kepada wartawan, Jumat (8/5).

Aksi pengeroyokan itu viral di media sosial. Dalam video beredar, tampak dua remaja perempuan terlibat perkelahian. Sementara teman-teman sebayanya menonton sambil merekam.

Dalam video lainnya, tampak korban berseragam sekolah dikeroyok tiga remaja perempuan di jalanan. Aksi pengeroyokan itu lagi-lagi ditonton dan direkam pelajar lainnya di lokasi.

"Terhambur, terhambur," ujar pria yang merekam video.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads