Sekelompok pemuda menyerang tempat penyewaan alat outdoor di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral di media sosial. Tiga orang mengalami luka-luka setelah menjadi korban pengeroyokan.
Peristiwa itu terjadi di BTN Garaganti, Samata, Kecamatan Somba Opu, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Gerombolan pemuda tersebut datang secara tiba-tiba dan langsung menyerang korban.
"Mereka masuk, ada sebagian masuk di dalam tempat display alat. Iya (masuk ke dalam toko), chaos di dalam, dihantam semua teman," kata pengelola tempat sewa outdoor yang turut menjadi korban, Fadil Anugrah (25) kepada detikSulsel, Sabtu (16/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadil menjelaskan, para pelaku tiba-tiba datang dengan sikap kasar dan memaksa mencari salah satu korban bernama Alpian (25). Saat Alpian keluar, ia langsung menjadi sasaran pengeroyokan.
"Dia minta suruh keluar Alpian, tapi Alpian takut keluar kan mereka banyak. (Saat) ini keluar Alpian langsung di situ di anu (pukul). Enggak ada kata, tidak ada, langsung dipukul, dikeroyok," jelasnya.
Saat kejadian, lokasi tersebut dijaga oleh lima orang. Mereka sempat berupaya melerai, namun dua di antaranya justru ikut menjadi korban.
"Saya di sini sama-sama Aulia Rahman (25), saya tidak tahu apa-apa. Kebetulan ada di lokasi jadi korban juga, saya melerai ji," ujarnya.
Usai melakukan penyerangan tersebut, para pelaku langsung meninggalkan lokasi. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh.
"Kalau dipukul sih bagian wajah, tangan, kaki, cuman saya tidak terlalu parah. Nah ini dia teman satu yang atas nama Aulia Rahman, dia parah. Sampai-sampai dia sudah pingsan," ujarnya.
"Alpian lebih parah lagi, karena kan dia target, target pengeroyokannya memang," lanjutnya.
Insiden tersebut diduga dipicu masalah pribadi antara Alpian dan salah satu pelaku. Konflik itu disebut bermula dari saling sindir di media sosial.
"Yang saya dengar dari Alpian ini awalnya masalah pribadi. Ini pelaku, dia chat Alpian di Instagram, dikatai lagi dengan kata-kata kasar lah begitu," ujarnya.
Ia menambahkan, kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Namun, ia mengaku belum mengetahui pasti perkembangan penanganan kasus tersebut.
detikSulsel telah berupaya mengonfirmasi kejadian tersebut kepada Polres Gowa. Pelaksana tugas (Plt) Kasat Reskrim Polres Gowa, Iptu Arman, menyebut kasus tersebut masih dalam penanganan. Namun, ia enggan menjelaskan lebih jauh.
"Kami belum publikasikan karena ada beberapa faktor pertimbangan dan khawatir pelaku menjauh," kata Arman kepada detikSulsel.
Dalam video yang diterima detikSulsel, tampak rombongan pemuda yang rata-rata mengenakan pakaian hitam langsung menyerang tempat sewa outdoor tersebut. Mereka terlihat memukul korban dengan tangan kosong secara membabi buta.
Para pelaku sempat berhamburan keluar pagar dan terlihat berusaha ditenangkan oleh seorang pemuda berbaju abu-abu. Namun, pemuda tersebut justru ikut menjadi korban pemukulan.
(asm/hsr)










































