Polisi menyelidiki dugaan korupsi di balik proyek pengadaan pipa HDPE 450 mm di PDAM Makassar pada tahun 2024. Penyidik memanggil sejumlah mantan pejabat terkait di PDAM Makassar dalam rangka permintaan klarifikasi.
"Ya itulah, panggilannya kayak gitu (permintaan klarifikasi)," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sudjana kepada detiksulsel, Rabu (20/5/2026).
Informasi yang diterima detiksulsel, sedikitnya ada lima orang mantan pejabat PDAM Makassar yang dipanggil dalam rangka permintaan klarifikasi pada Selasa (19/5). Mereka antara lain eks pejabat yang bertugas sebagai pengawas pengadaan, mantan pejabat yang menangani kebocoran air, mantan pejabat distribusi, hingga mantan pejabat bagian pengadaan barang dan jasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Devi pun turut mengamini ada lima mantan pejabat yang dipanggil oleh tim penyidik pada Selasa (19/5) kemarin. Namun dia enggan merinci daftar mantan pejabat tersebut.
"Permintaan klarifikasi, itu ada. Klarifikasi judulnya kan," jelasnya.
Devi juga belum menginformasikan perkembangan dari hasil permintaan klarifikasi tersebut. Dia mengaku belum mengetahui rincian para mantan pejabat yang memenuhi undangan klarifikasi tersebut.
"Ada yang datang, ada yang enggak datang juga, cuman nanti dicek lagi (rinciannya)," ujar Devi.
Sebagai informasi, perkara dugaan korupsi pengadaan pipa tersebut saat ini ditangani tim dari Unit Tipidkor, Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar. Tim penyidik tepatnya menyelidiki dugaan korupsi di balik proyek pengadaan HDPE 450 mm untuk pemasangan rehabitalisasi jaringan pipa distribusi utama Makassar pada tahun 2024 lalu.
(hmw/ata)
