Seorang siswi SD berinisial NU (12) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditemukan tewas tanpa busana di sebuah rumah kosong. Selain itu, jasad korban diduga sengaja ditimpa televisi (TV) rusak serta ada luka iris pada tangannya.
"Iya ada lukanya diiris di tangannya, mungkin untuk menghilangkan jejak. Sengaja dibunuh. Ditutupi televisi rusak di situ dalam kondisi telanjang," kata ayah korban Syarifuddin kepada detikSulsel, Rabu (27/5/2026).
Syarifuddin berharap pelaku bisa segera ditemukan dan mendapat hukuman setimpal. Dia menduga anaknya sengaja dibunuh pelaku untuk menghilangkan jejak kekerasan seksual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapan saya harus dihukum mati, ditembak pelakunya. Mungkin setelah dikasih begitu (diperkosa) diiris mi untuk menghilangkan jejak," jelasnya.
Korban Tidak Pulang ke Rumah hingga Larut Malam
Jenazah korban ditemukan oleh warga sekitar di sebuah rumah terbengkalai di Jalan Sultan Abdullah I, Kecamatan Tallo, Rabu (27/5/2026) subuh. Syarifuddin mengaku anaknya tidak pulang ke rumah sejak tadi malam.
"Saya sadar tidak ada main di luar. Saya pulang dari ngojek, saya suruh mamanya sama kakaknya untuk cari, karena sudah jam 10.00 belum pulang. Mamanya juga baru pulang kerja, mamanya bilang tidak ada di depan main," kata Syarifuddin.
Menurut Syarifuddin, dia bersama warga sebenarnya melewati rumah kosong tersebut saat melakukan pencarian. Namun, dia tidak masuk ke dalam karena tidak menduga ada korban di dalamnya.
"Makanya saya suruh cari sama teman-temannya. Dilewati terus itu tempat (rumah terbengkalai) tidak disadari.Sejak tadi malam dicari sampai subuh, warga lain juga ikut mencari semua," katanya.
Pencarian yang tidak membuahkan hasil membuat warga pulang. Sementara jasad korban baru ditemukan oleh seorang pemuda pada waktu subuh.
"Nanti subuh saat mengaji masjid salat subuh baru ada kabar ditemukan mayat di rumah terbengkalai. Ada anak muda muda katanya namanya Kevin, dia kencing terus dia lihat mayat. Kevin sampaikan ke warga lain, terus sampai ke saya, tetangga ji juga kasih tahu," katanya.
(hmw/hmw)










































