4 Pendulang Emas Selamat dari Serangan OPM Kembali Dievakuasi ke Boven Digoel

4 Pendulang Emas Selamat dari Serangan OPM Kembali Dievakuasi ke Boven Digoel

Paulus Pulo - detikSulsel
Rabu, 27 Mei 2026 11:00 WIB
Koops TNI Habema evakuasi empat pendulang emas selamat dari serangan OPM di Papua.
Foto: Koops TNI Habema evakuasi empat pendulang emas selamat dari serangan OPM di Papua. (dok. istimewa)
Boven Digoel -

Koops TNI Habema kembali mengevakuasi empat orang pendulang emas yang selamat dari pembantaian anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Keempat korban dievakuasi ke Pelabuhan Iwot, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.

"Sebanyak empat orang masyarakat sipil pendulang emas di Kampung Kawe berhasil dievakuasi dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Iwot," kata Kapen Koops TNI Habema, Letkol M. Wirya Arthadiguna kepada wartawan, Rabu (27/5/2027).

Keempat korban tiba di Pelabuhan Iwot, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel menggunakan perahu long boat pada Selasa (26/5). Keempat korban selamat masing-masing bernama Yudisthira D. Mudina, Wahyudi, Marjuna Antore, dan Nataniel Tandukalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setibanya di Pelabuhan Iwot, para pengungsi langsung dilakukan pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut," ujar Wirya.

Dia menegaskan Koops TNI Habema terus melaksanakan langkah-langkah pengamanan, koordinasi, serta pemantauan intensif terhadap situasi keamanan di wilayah Tanah Merah dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

"Personel Satgas Koops TNI Habema masih terus meningkatkan patroli keamanan di wilayah tersebut, guna memastikan tidak adanya gangguan keamanan yang terjadi kembali", tuturnya.

Selain itu, Kapen Koops TNI Habema juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan emas ilegal yang bertentangan dengan ketentuan dan peraturan pemerintah.

"Aktivitas pertambangan tanpa izin tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, konflik sosial, serta membahayakan keselamatan masyarakat," ucapnya.

10 Pendulang Emas Tewas Dibantai OPM

Sebagai informasi, 10 orang pendulang emas tewas dibacok bertubi-tubi menggunakan parang pada Rabu (20/5). Aksi keji itu dilancarkan oleh OPM yang dipimpin oleh Dejang Heluka bersama Kopitua Heluka.

"Jadi mereka (OPM) itu melakukan penyergapan," ujar Tim Penerangan Koops TNI Habema Kapten Sus Dewa Puspanegara saat dihubungi BeritaKlik, Kamis (21/5).

Menurut Sus Dewa, para pendulang saat itu tersebar di sejumlah titik di area tambang. Ada yang sedang beristirahat dan ada pula yang tengah mendulang emas ketika serangan terjadi.

"(Para korban) ada yang sedang istirahat, ada yang sedang mendulang. Itu otomatis mereka berlarian, tidak di satu titik. Rata-rata tertangkap oleh OPM," ujar Sus Dewa.

Aparat gabungan kemudian melakukan evakuasi terhadap 44 pendulang emas yang selamat. Para pendulang emas itu dievakuasi dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, menuju Pelabuhan Tanah Merah sejak Minggu (24/5).

"Koops TNI Habema bersama aparat gabungan berhasil melaksanakan evakuasi terhadap 44 warga pendulang emas," kata Kapen Koops TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna kepada wartawan, Senin (25/5).




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads