Pengendara motor yang menabrak lari pria berinisial ER (52) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), balik lagi merebut kendaraannya yang sempat ditahan warga. Motor itu sempat ditinggal kabur pelaku setelah berkendara ugal-ugalan hingga diduga sengaja menabrak korban.
"Iya, motornya sudah datang diambil pelaku dan teman-temannya," kata istri ER berinisial SL (24) kepada BeritaKlik, Rabu (10/6/2026).
Menurut SL, motor tersebut awalnya tertinggal di lokasi kejadian setelah pelaku dan rekan-rekannya melarikan diri. Motor itu diamankan warga sekitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi motornya itu sudah diamankan warga, dikunci setang," beber dia.
Setelah korban dilarikan ke rumah sakit, pelaku ternyata kembali ke lokasi pada hari yang sama pascakejadian. Aksi pelaku mengambil motornya terekam kamera CTTV.
"Pas kami di rumah sakit, ternyata pelaku sama teman-temannya datang ambil motor itu. Terekam CCTV rumah tanteku. Mereka datang ambil, tidak ada warga yang larang, saya kurang tahu juga kenapa tidak ada yang larang," tambahnya.
SL mengaku mengenali pelaku yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Bahkan, pelaku dan keluarganya tinggal di satu kelurahan yang sama dengannya.
"Kalau tahu orangnya ya tahu, satu kelurahan ji, tapi tidak akrab," ujarnya.
Kendati begitu, dia berharap pelaku segera diamankan setelah kasus ini dilaporkan ke polisi. Informasi yang diterima SL, kasus ini masih diselidiki Polresta Kendari.
"Sudah saya laporkan, katanya dilimpahkan ke Polresta, tapi sampai sekarang belum ditangkap pelakunya," ungkap SL.
Sementara itu, kondisi korban masih dalam masa pemulihan. Korban mengalami luka pada bagian kaki hingga perut dan masih harus menggunakan tongkat untuk beraktivitas.
"Dia masih pakai tongkat kalau jalan dan kerja karena masih sakit," imbuh SL.
Korban Sempat Tegur Pelaku
Diketahui, kasus tabrak lari itu terjadi di ruas jalan kecil Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kendari, Minggu (7/6) sekitar pukul 05.30 Wita. Korban sempat menegur pelaku yang berkendara secara ugal-ugalan.
"Awalnya mereka lewat dengan kecepatan lumayan. Beberapa menit kemudian lewat lagi dengan laju yang sama, lalu suami saya menegur agar pelan-pelan karena ada warga yang sedang beraktivitas," ujar SL saat dihubungi, Minggu (7/6).
Teguran tersebut diduga memicu adu mulut antara korban dan para remaja pemotor tersebut. Setelah sempat terlibat cekcok, kedua remaja itu sempat pergi namun belakangan kembali ke lokasi dan menabrak korban.
"Saya dan suami jalan menuju rumah. Kami melihat mereka sudah berkumpul dan mengincar suami saya. Mereka kemudian mengejar dan mengarahkan motor ke arah suami saya," jelasnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Kendari AKP Kevin Fahri Ramadhan mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian tersebut. Polisi kini masih mengumpulkan keterangan serta mengecek lokasi untuk memastikan kronologi peristiwa yang terjadi.
"Sudah kami monitor, anggota sementara mengecek kejadian tersebut," singkat Kevin.
(sar/asm)










































