8 Anggota OPM di Kiwirok Kembali ke NKRI, Serahkan Bendera Bintang Kejora

Papua Pegunungan

8 Anggota OPM di Kiwirok Kembali ke NKRI, Serahkan Bendera Bintang Kejora

Paulus Pulo - detikSulsel
Kamis, 11 Jun 2026 15:51 WIB
Delapan anggota OPM nyatakan diri kembali ke NKRI.
Foto: Delapan anggota OPM nyatakan diri kembali ke NKRI. (Dok. Istimewa)
Pegunungan Bintang -

Delapan anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XV/NK di Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan menyatakan diri kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka juga menyerahkan senjata hingga bendera bintang kejora yang dimilikinya.

Penyerahan diri delapan anggota TPNPB-OPM berlangsung di Lapangan Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur TNI, pemerintah distrik, kepala kampung, tokoh masyarakat, tokoh adat, para pendeta, serta ratusan warga masyarakat Kiwirok.

"Warga dua belas kampung yang tersebar di Kiwirok menyambut momentum tersebut dengan penuh harapan. Suasana khidmat terasa sejak lagu Indonesia Raya dikumandangkan bersama, menjadi pengingat bahwa persatuan dan kebersamaan merupakan fondasi utama dalam membangun Papua yang lebih sejahtera," kata Wakil Panglima Komando Operasi TNI Habema Brigjen TNI Riyanto dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Riyanto mengajak kepada anggota OPM lainnya yang hingga kini masih berada di hutan agar tidak ragu kembali kepada keluarga dan masyarakat. Menurutnya, pintu perdamaian selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin meninggalkan konflik dan ikut serta membangun kampung halamannya.

"Mari kita bergandengan tangan membangun Papua bersama-sama. Kita semua TNI siap mendampingi masyarakat mewujudkan Papua yang damai dan sejahtera," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Puncak kegiatan berlangsung ketika delapan anggota TPNPB-OPM secara sukarela menyerahkan bendera bintang kejora, menandatangani naskah ikrar, membacakan pernyataan kesetiaan kepada NKRI, mencium Sang Merah Putih, serta menyerahkan senjata yang mereka miliki.

"Tindakan tersebut menjadi simbol keberanian untuk menutup lembaran lama dan memilih jalan damai sebagai masa depan yang lebih bermartabat," paparnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Kiwirok, Abdeus Tepmul turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga keamanan sehingga masyarakat kini dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang.

"Pemerintah distrik bersama masyarakat akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur untuk mempercepat pemulihan dan pembangunan di Kiwirok beserta 12 kampung di wilayahnya," katanya.




(ata/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads