Seorang remaja berinisial BP (13), anak anggota DPRD Kota Manado Tommy Parasan, menjadi korban penyerangan menggunakan panah wayer oleh pemuda berinisial CM (22) Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Pelaku telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Korban anak anggota DPRD Manado, Tommy Parasan," kata Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).
Penyerangan itu terjadi di depan Puskesmas Ranotana Weru, Kecamatan Wanea, Rabu (17/6) sekitar pukul 23.30 Wita. Kasus ini dilaporkan ibu korban setelah melihat anaknya tiba-tiba masuk rumah mengerang kesakitan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban berteriak memanggil mama dan mengatakan dirinya sudah kena panah wayer," bebernya.
Ibu korban lantas mendapati sebuah anak panah tertancap di kaki kiri anaknya. Korban lalu dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya.
Kasus ini pun dilaporkan ke polisi. Polresta Manado yang melakukan penyelidikan akhirnya menangkap pelaku pada Kamis (18/6) sekitar pukul 01.30 Wita.
Polisi lalu melakukan pengembangan untuk mengamankan barang bukti pelontar panah milik pelaku. Namun pelaku berusaha kabur hingga polisi melepaskan tembakan.
"Tim melakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku yang berusaha kabur saat pencarian barang bukti," ujar Elwin.
Saat ini pelaku telah diamankan Polresta Manado untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih mendalami kasus penyerangan ini.
"Motif dan kronologi lengkapnya, masih dalam tahap pemeriksaan ," pungkasnya.
(sar/asm)
