Heboh dua pria di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disekap hingga dikeroyok sekuriti perusahaan sawit PT Merbaujaya Indahraya. Keduanya dituduh mencuri sawit di lokasi perusahaan.
"Satu itu namanya Ranon, saya punya keluarga yang disekap baru dikeroyok," kata sepupu korban, Junar kepada BeritaKlik, Jumat (3/7/2026).
Peristiwa itu terjadi di kawasan perusahaan PT Merbaujaya Indahraya, Desa Wonua Kongga, Kecamatan Mowila pada Februari 2026 lalu. Junar mengaku tidak mengetahui identitas teman Ranon yang juga disekap dan dianiaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadiannya memang bulan Februari lalu, tapi keluarga baru tahu kalau ada penyekapan dan pengeroyokan itu," bebernya.
Junar mengungkapkan pihak keluarga baru mengetahui kasus itu setelah videonya viral. Pihak keluarga kemudian melaporkan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan itu ke polisi pada Jumat (3/7) pagi.
"Sudah kita melapor tadi dan sudah diperiksa dan korban sudah divisum juga," ungkap dia.
Dia menuturkan peristiwa bermula saat korban Ranon mengurus kayu di sekitar kawasan perusahaan. Saat itu, salah satu temannya datang dan meminta dibantu mengangkat buah sawit.
"Dia lagi kerja di somel kayu, terus datang temannya ajak minta bantu angkat sawit. Dia dijanjikan mau dibayar Rp 200 ribu karena hanya di mobil kecil," bebernya.
Setelah mengangkut sawit, korban lalu mendapatkan uang yang dijanjikan oleh temannya. Namun setibanya di rumah, seseorang datang mengaku perwakilan perusahaan dan membawa korban ke pos sekuriti.
"Ada yang mengaku sekuriti dia bilang katanya mereka ambil sawit perusahaan, diajak ke pos sekuriti. Nah, sepupu saya ini terpaksa ikut. Tapi di perjalanan dia dialihkan ke sekuriti lain," terang Junar.
"Dia dibawa ke pos sekuriti dan disekap di sana. Dituduh mencuri sawit. Padahal dia sudah jelaskan hanya ikut diajak temannya. Namanya anak muda, dengar uang bisa buat beli rokok," tambahnya.
Junar mengungkapkan korban lalu diinterogasi hingga keesokan harinya. Saat hendak keluar dari pos sekuriti, korban bersama temannya lalu dikeroyok.
"Mereka dituduh mencuri sawit, padahal mereka sudah minta maaf. Tapi mereka dikeroyok," katanya.
Terpisah, Kapolsek Landono Ipda Khailullah membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut. Polisi masih melakukan pendalaman setelah korban dimintai keterangan.
"Laporannya sudah saya terima tadi pagi dan sudah di-BAP Reskrim. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan," katanya singkat.
Dalam video dilihat BeritaKlik, tampak dua pria dikeroyok oleh sejumlah sekuriti yang diduga karyawan dari PT Merbaujaya Indahraya. Keduanya ditendang dan dipukul hingga dikejar.
(hsr/ata)
