Dosen Unima Tersangka Pelecehan Mahasiswi Sebelum Gantung Diri Tak Ditahan

Dosen Unima Tersangka Pelecehan Mahasiswi Sebelum Gantung Diri Tak Ditahan

Andi Nur Isman Sofyan - detikSulsel
Sabtu, 04 Jul 2026 13:30 WIB
Ilustrasi pelecehan
Ilustrasi. Foto: (Getty Images/Favor_of_God)
Makassar -

Dosen berinisial DM resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima) inisial EMM. Namun DM tidak ditahan karena alasan sakit.

"Tidak ditahan karena sakit," ungkap Kabid Humas Polda Sulut Kombes Alamsyah Parulian Hasibuan saat dikonfirmasi BeritaKlik, Sabtu (4/7/2026).

Terkait itu, Alamsyah belum menjelaskan lebih jauh. Dia menyebut belum menerima data dari tim penyidik PPA Polda Sulut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Datanya saya belum dapat. Berkenan langsung ke Dir PPA/PPO-nya saja dulu ya," terangnya.

Mahasiswa Unima Gantung Diri di Kosnya

Mahasiswi Unima, EMM, ditemukan tewas tergantung di indekosnya, Kota Tomohon, Selasa (30/12/2025) lalu. Polisi yang turun tangan ke lokasi menemukan surat berisi pesan korban untuk kerabatnya.

ADVERTISEMENT

Dirkrimum Polda Sulut Kombes Suryadi mengatakan surat tersebut diduga ditulis oleh korban setahun sebelum kematiannya. Menurutnya, surat itu mencerminkan korban mengalami depresi.

"Dan yang paling penting tulisan tangan curahan hati itu kurang lebih 1 tahun yang lalu, korban itu sudah (menulis), dugaan kami itu mengalami depresi," kata Kombes Suryadi kepada wartawan di Mapolda Sulut, Senin (12/1/2026).

"Bahkan sudah berpesan ketika nanti datang ke kuburan saya kalau saya mati jangan memakai baju pink, jadi kalimat itu ada muncul di beberapa tulisan," ungkap Suryadi.

Suryadi juga membeberkan hasil penyelidikan sementara terkait penyebab korban tewas tergantung di kosnya. Dia mengatakan berdasarkan hasil visum, korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena depresi.

"Gantung diri berdasarkan ciri-ciri gantung diri itu adalah ciri-ciri dari gantung diri yang dialami oleh di tubuh korban yang kita dapatkan dan hasil dari visum baik visum luar maupun autopsi," katanya.

Dugaan Dosen Lecehkan Mahasiswi Sebelum Gantung Diri

Suryadi juga berbicara terkait dugaan korban mengalami pelecehan seksual oleh oknum dosen. Sejumlah saksi yang diduga mengetahui persoalan tersebut telah dimintai keterangan.

"Ya tentunya itu wajib kami ungkap, itu wajib kami ungkap," kata Suryadi menanggapi pertanyaan wartawan terkait kelanjutan kasus tersebut setelah disimpulkan korban murni bunuh diri.

Namun Suryadi meminta waktu mendalami dugaan pelecehan terhadap korban. Dia berharap dalam waktu dekat proses penyelidikan menemui titik terang dan dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

"Kami mohon waktu mudah-mudahan kami bisa memproses ke tahap selanjutnya," ujarnya.




(asm/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads