Anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar berinisial S dianiaya pria berlagak preman bernama Andi Hardis saat mengatur arus lalu lintas (lalin). Kejadian ini sempat dilaporkan ke polisi, namun pelaku akhirnya ditangkap lebih dulu oleh sejumlah personel dishub.
"Itu yang dipukul anggota Dishub di bidang lalin berinisial S," kata Kepala Bidang Terminal Perparkiran Audit dan Inspeksi (TPAI) Dishub Makassar Irwan Sampeang kepada detikSulsel, Senin (9/3/2026).
Penganiayaan itu terjadi di depan Mal Nipah, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (6/3) lalu. Korban dipukul di bagian muka saat sedang bertugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia dapat anggota dishub yang atur lalu lintas di situ, depan Nipah, ada u-turn, ada putaran di situ, anggota dapat di situ langsung dihantam rahangnya, dipukul mukanya," jelasnya.
"(Pelakunya) Bukan pak ogah, kayak preman begitu, bukan juga tukang parkir, bukan juga pengendara karena tidak ada kendaraannya," tambah Irwan.
Anggota Dishub Makassar dan rekannya sempat mencari tahu keberadaan pelaku pada hari yang sama pascapenganiayaan tersebut. Korban pun mengetahui lokasi kediaman pelaku di samping Mal Nipah.
"Anggota tidak terima (dipukul), dia cari tahu siapa itu, didapatlah informasinya alamatnya, oh orang (pelaku) tinggal di dalam (lorong samping Mal Nipah)," tuturnya.
Namun saat di lokasi, korban dan rekannya mendapat perlawanan. Korban dihalau dan diusir menggunakan besi panjang sehingga korban terpaksa mundur.
"Anggota ke sana diusir lagi pakai besi panjang. Makanya anggota ke Polsek Panakkukang melapor untuk melakukan penangkapan orang ini yang melakukan, ternyata polsek turun, ternyata dia (pelaku) lari," tuturnya.
Korban pun menginformasikan peristiwa yang dialaminya ke sesama rekannya di Dishub Makassar. Sejumlah personel dishub lantas turun mendatangi kediaman pelaku hingga berhasil ditangkap.
"Iya, (pelaku) sempat melawan. Turun semua anggota (Dishub Makassar), dia kepung lorong itu," ucap Irwan.
Diketahui, penangkapan pelaku penganiayaan terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. Tampak pelaku melakukan perlawanan dengan cara meronta-ronta saat diamankan sejumlah anggota Dishub Makassar.
Beberapa anggota Dishub Makassar terpaksa mengangkat pelaku. Terlihat sejumlah anggota Dishub Makassar mengawal penangkapan pelaku yang dibawa keluar dari lorong perumahan.
(sar/asm)
