Nama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham dicatut pelaku penipuan dengan modus sumbangan masjid. Pelaku mengirim bukti transfer palsu lalu meminta calon korbannya mengembalikan dana yang sebenarnya tidak pernah ada.
Percobaan penipuan mengatasnamakan Aliyah ini nyaris menimpa salah satu pengurus masjid di Makassar, Jumat (17/4). Pengurus masjid tersebut dihubungi oleh nomor ponsel menggunakan foto Aliyah.
"Pelaku mengirimkan bukti transfer, namun kemudian mengklaim terjadi kesalahan jumlah transfer. Setelah itu, korban diminta untuk mengembalikan selisih dana yang sebenarnya tidak pernah ada," ujar Aliyah dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aliyah menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan transaksi bantuan dengan tata cara seperti itu. Apalagi meminta pengembalian dana kepada pihak penerima bantuan.
"Jika menerima pesan mencurigakan, sebaiknya segera melakukan verifikasi melalui kanal resmi atau melaporkannya kepada pihak berwenang," jelasnya.
Atas nama Pemkot Makassar, Aliyah mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dengan tidak membagikan informasi pribadi, serta tidak melakukan transfer uang tanpa kepastian yang jelas. Kasus ini menjadi pengingat bahwa modus penipuan terus berkembang dan memanfaatkan nama tokoh publik untuk meyakinkan korban.
Dilihat detikSulsel dari tangkapan layar beredar, pelaku penipuan menggunakan foto Aliyah saat menghubungi salah satu pengurus masjid. Modusnya, masjid tersebut mendapat bantuan dana sebesar Rp 15 juta dari Dinas Sosial Makassar.
Pelaku lalu mengirim bukti transaksi palsu sebesar Rp 27 juta ke rekening calon korbannya. Belakangan penipu itu mengaku pihak Dinas Sosial Makassar telah salah transfer.
Atas dalih itu, pelaku meminta targetnya untuk mengirim kembali kelebihan transfer senilai Rp 12 juta. Pelaku mendesak agar pengembalian dana segera dilakukan dengan dalih uang itu akan segera diserahkan ke penerima bantuan lainnya yakni panti asuhan.
(asm/ata)
