Kronologi Rumah Mewah di Makassar Dirampok-ART Nyaris Diperkosa, Pelaku Buron

Kronologi Rumah Mewah di Makassar Dirampok-ART Nyaris Diperkosa, Pelaku Buron

Sahrul Alim - detikSulsel
Senin, 04 Mei 2026 18:46 WIB
Penampakan rumah mewah di Jalan Minasa Upa Makassar yang dirampok hingga seorang asisten rumah tangga nyaris diperkosa pelaku.
Foto: Penampakan rumah mewah di Jalan Minasa Upa Makassar yang dirampok hingga seorang asisten rumah tangga nyaris diperkosa pelaku. (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Sebuah rumah mewah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dirampok hingga seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial S (18) nyaris diperkosa pelaku. Pelaku yang berhasil melarikan diri kini diburu polisi.

"Itu kemarin (Minggu 3 Mei) jam 02.30 Wita laporannya baru kita terima, saat ini sementara dalam lidik. Kemudian kami melakukan pencarian CCTV sekitar TKP," kata Kapolsek Rappocini Kompol Ismail kepada detikSulsel, Senin (4/5/2026).

Pihaknya mengaku telah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Termasuk memeriksa saksi dan mencari petunjuk lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini kita sementara mendalami, melakukan pendalaman, mudah-mudahan cepat terungkap," kata Ismail.

Kronologi Perampokan-ART Nyaris Diperkosa Pelaku

Peristiwa ini terjadi di rumah mewah seorang pengusaha beras berinisial MS di Jalan Minasa Upa, Rappocini, Makassar, Minggu (3/4) sekitar pukul 02.30 Wita. Saat itu, ART yang tidur di kamar belakang rumah tersadar saat mendengar suara lemari terbuka.

ADVERTISEMENT

"Saya sedang tidur dan lampu kamar dimatikan, tapi saya sadari waktu dia buka lemari, saya kira cuma mimpi. Jadi saya perbaiki dulu perasaan ku, tapi pasnya dia pegang ka, baru saya sadar bilang pencuri," tutur S.

Saat korban terbangun, pelaku langsung mengancam menggunakan senjata tajam agar korban tidak melawan. Dalam kondisi ketakutan, korban sempat diminta untuk menuruti keinginan pelaku.

"Pas bangun diancam ka, dia bilang jangan bergerak, bawa ka ini pisau, mati ko itu, kubunuhko. Jadi takut ka di situ, tinggal duduk," ungkapnya.

Pelaku kemudian diduga melakukan percobaan pemerkosaan dengan menyentuh tubuh korban. Namun korban melakukan perlawanan di dalam kamar.

"Terus na pegang-pegang ka, jadi saya melawan. Saya bilang mana hp ku kenapa muambil. Nabilang saya kasih ko ini hp tapi kasih ka (layani) dulu satu kali," katanya.

Korban menolak permintaan pelaku dan berusaha melawan dengan menendang hingga berteriak meminta pertolongan. Aksi tersebut membuat pelaku panik dan melarikan diri keluar rumah.

"Jadi tidak mau ka, dia cengkram lengan, jadi saya tendang. Melawan ka tapi na paksa ka, jadi saya berteriak, baru dia kabur," jelas S.

Korban kemudian mengejar pelaku hingga keluar rumah dan menuju jalan sekitar lokasi kejadian. Pengejaran berlangsung hingga sekitar 100 meter sebelum pelaku menghilang di area tanah kosong.

"Saya kejar sampai di depan sekolah SD (sekitar 100 meter) ke tanah kosong dia lompat masuk. Pasnya itu, ada orang (pengendara) saya tahan untuk bantu cari. Di situ mi hilang, tidak tahu mi kemana," ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, pelaku sempat mengambil barang milik korban berupa ponsel dan dompet. Korban juga mengaku sempat diancam menggunakan senjata tajam yang diduga badik agar tidak berteriak.

"Dia bilang pakai pisau, tapi saya tidak tahu karena gelap. Tapi saya memang rasa ada pembungkus badiknya, yang kayu. Dia tusuk-tusukkan," tutur S.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka gores dan memar di beberapa bagian tubuh. Selain itu, korban juga mengaku mengalami trauma hingga memilih pindah kamar.

"Luka gores di lengan, memar di punggung sama kaki, telapak tangan tergores. Iya, pindah ke atas," katanya.

S menyebut pelaku memiliki ciri-ciri bertubuh tinggi, kurus, mengenakan hoodie hitam dan penutup wajah. Saat beraksi, pelaku memakai penutup muka, jaket hitam bergambar bintang di bagian punggung.

"Tinggi, kurus, pakai hoodie warna hitam, ada gambar bintang di belakangnya, penutup muka," katanya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Viral! Guru di Majalengka Bangun Rumah 'Mewah' Cuma Habis Rp 50 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(ata/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads