Kronologi Buruh Bangunan Tenggelam di Kanal Pampang Makassar Usai Pesta Miras

Kronologi Buruh Bangunan Tenggelam di Kanal Pampang Makassar Usai Pesta Miras

Sahrul Alim - detikSulsel
Rabu, 20 Mei 2026 12:20 WIB
Tim SAR mencari korban tenggelam di Kanal Pampang Makassar.
Tim SAR mencari korban tenggelam di Kanal Pampang Makassar. Foto: (Dok. BPBD Makassar)
Makassar -

Seorang buruh bangunan yang biasa dipanggil Omah (35) tenggelam di Kanal Pampang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban diduga terjatuh lantaran berjalan di pinggir kanal dalam keadaan mabuk.

Insiden bermula saat Oma bersama tiga rekannya mengonsumsi miras secara bersama-sama di sekitar lokasi kejadian di Jalan Inspeksi Kanal 2, Kelurahan Pampang, Selasa (19/5) sekitar pukul 17.00 Wita. Keempatnya kemudian berjalan di pinggir kanal.

"Jadi kejadian berawal dari 4 orang dalam keadaan mabuk setelah minum minuman keras diduga jenis ballo, jalan di pinggir kanal. Terus salah satunya ini ada yang terjatuh (Omah)," kata Kanit Reskrim Polsek Panakukang Iptu Uji Mughni kepada detikSulsel, Rabu (20/5/2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban buruh bangunan, warga sekitar juga, mereka minum miras dekat lokasi juga," jelas Uji.

ADVERTISEMENT

Iptu Uji kemudian meluruskan informasi sebelumnya yang menyebut Omah dan ketiga rekannya melompat ke kanal akibat merasa gerah setelah berpesta miras. Menurutnya, informasi yang benar ialah rekan korban bernama Rehan (22) melompat ke kanal karena berusaha menolong korban, sementara 2 orang lainnya yakni Sakir (25) dan Rapli (17) tidak membantu karena tidak bisa berenang.

"Terus temannya, lompat dalam hal ini berusaha menolong. Kalau yang lainnya tidak melompat, cuma gemetar karena syok, dia sadar diri tidak bisa berenang," ujar Uji.

Korban Omah disebut sempat digapai oleh Rehan untuk diselamatkan. Namun karena kelelahan, Rehan terpaksa melepaskan korban.

"Terus yang menolong (Rehan) mungkin tidak sanggup lagi menolong akhirnya dia lepas, dia menepi, akhirnya pingsan di pinggir kanal," katanya.

Uji menyebut Rehan yang pingsan lalu ditemukan oleh warga sekitar. Awalnya Rehan diduga sudah tewas saat pingsan.

"Yang pingsan inilah ditemukan warga, dilapor sama masyarakat karena awalnya diduga sudah meninggal sehingga laporannya awalnya terkait penemuan mayat. Tapi setelah ditelusuri, diangkat sama masyarakat ke jalan, dia ternyata sadar," kata Uji.




(asm/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads