2 Tukang Sate di Makassar Diamuk Massa gegara Kerap Goda-Lecehkan Siswi SMP

2 Tukang Sate di Makassar Diamuk Massa gegara Kerap Goda-Lecehkan Siswi SMP

Sahrul Alim - detikSulsel
Sabtu, 23 Mei 2026 20:00 WIB
Dua tukang sate di Makassar diamuk massa gegara kerap melecehkan siswi SMP.
Dua tukang sate di Makassar diamuk massa gegara kerap melecehkan siswi SMP. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Dua orang tukang sate berinisial MO (25) dan MA (20) diamuk massa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keduanya babak belur usai dilaporkan kerap menggoda dan melecehkan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) saat berjualan.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Andi Mangerangi, Kelurahan Bongaya, Kecamatan Tamalate, Jumat (22/5) sekitar pukul 22.00 Wita. Polisi yang mendapat laporan langsung ke lokasi kejadian mengamankan kedua tukang sate tersebut.

"Iya 2 orang tukang sate dimassa tadi malam sama warga. Jadi setelah kita menerima informasi dari masyarakat ada kejadian, kita langsung ke TKP mengamankan kedua orang yang dimassa ini," kata Kanit Reskim Polsek Tamalate Iptu Andi Abdul Latif kepada detikSulsel, Sabtu (23/5/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Latif menyebut keduanya dimassa warga usai diduga kerap menggoda siswi-siswi SMP saat berjualan. Berdasarkan informasi awal yang diterimanya, sebanyak 4 siswi mengaku sebagai korbannya.

"Siswi itu kemudian melapor ke keluarganya. Tapi ya sudah ada kurang lebih satu bulan seperti itu (menggoda). Keluarganya sampaikan ke pihak pelaku agar jangan seperti itu. Ada 4 siswi mengaku pernah dikasih begitu selalu diganggu," kata Latif.

ADVERTISEMENT

Menurut Latif, niat keluarga korban menegur pelaku rupanya tak diindahkan. Pelaku diduga kembali mengulangi perbuatannya.

"Keluarganya ini, sampaikan pihak pelaku. Jangan begitu-begitu lagi sama anak-anak. Tapi sepertinya ini tidak diindahkan, malah melonjak, puncaknya semalam ini dimassa," katanya.

Latif menyebut kedua pelaku menggoda korban dengan mengaku ingin memasukkan alat kelaminnya ke korban saat melintas. Peristiwa ini sudah terjadi berulang kali selama sekitar 1 bulan.

"Pelecehan seksual, menurut korban, korbannya itu ada 4 orang, umurnya 12 sampai 13 tahun. Modusnya itu sudah ada sekitar satu bulanan, setiap lewat dipanggil, digoda, ditunjukkan pelaku mau kasih (incar) itu mu nanti," katanya.

Akibat insiden ini, kedua pelaku babak belur usai dihajar keluarga korban dan warga sekitar. Polisi kemudian mengamankan keduanya untuk menghindari amukan massa.

"Iya tadi malam babak belur, untungnya ada yang amankan sebelum kami sampai di lokasi. Sudah diamankan, sekarang sementara pemeriksaan di Unit PPA Polrestabes Makassar," katanya.

Aksi pengeroyokan ini viral di media sosial. Dalam video beredar, pelaku tampak diamuk massa saat akan dievakuasi oleh polisi.

Personel polisi dan TNI yang mengamankan lokasi tampak kewalahan membendung massa yang mengamuk. Sementara warga yang marah terus memaksa untuk memukul pelaku.




(asm/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads