Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Jufri Rahman salat Idul Adha 1447 H/2026 M di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna Makassar. Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman menekankan pentingnya bersabar.
Pantauan detikSulsel, Rabu (27/5), ribuan jemaah sudah memadati kawasan Masjid 99 Kubah Asmaul Husna sejak 06.30 Wita. Suasana di pelataran masjid yang berada di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar ini tampak ramai dipenuhi warga dari berbagai daerah di Kota Makassar. Lokasi ini dipusatkan untuk pelaksanaan Salat Id oleh Pemprov Sulsel.
Suasana menjelang salat id di sekitar Masjid 99 Kubah Makassar. Foto: (Sahrul Alim/detikSulsel) |
Jemaah terlihat datang bersama keluarga dengan mengenakan pakaian muslim. Sejumlah kendaraan terparkir memadati area sekitar masjid, sementara petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan berjaga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di bagian pelataran luar masjid, jemaah menghamparkan sajadah usai bangunan utama masjid sudah dipenuhi jemaah. Takbir Idul Adha berkumandang dari pengeras suara masjid.
Beberapa jemaah juga tampak mengabadikan momen dengan latar kubah ikonik masjid tersebut. Memasuki area dalam masjid, suasana terlihat semakin padat.
Saf jemaah laki-laki dan perempuan terisi penuh hingga ke bagian selasar. Panitia tampak sibuk mengarahkan posisi saf agar tetap rapi dan tertib.
Sejumlah pejabat Pemprov Sulsel tampak hadir mengikuti salat berjemaah. Gubernur Andi Sudirman tiba di lokasi didampingi Sekretaris Provinsi Sulsel Jufri Rahman. Hadir pula Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sulsel Erwin Sodding bersama sejumlah pejabat lingkup Pemprov Sulsel lainnya.
Menjelang pelaksanaan salat, jemaah terus berdatangan hingga memenuhi hampir seluruh area pelataran masjid. Panitia bahkan menyiapkan tambahan area salat di bagian luar untuk menampung membludaknya jemaah yang hadir pada pelaksanaan Idul Adha tahun ini.
Sebelum Salat Id dimulai, Andi Sudirman menyambut jemaah dengan pidato singkat. Sudirman mengawali pidatonya dengan mengajak seluruh warga Sulsel bersyukur dengan situasi saat ini yang kondusif dibanding negara lain seperti di timur tengah.
"Kita patut bersyukur situasi keamanan negara kita dibanding umat muslim lainnya di timur tengah, sebagai umat Islam di Indonesia kita patut bersyukur," katanya.
Andi Sudirman juga mengaku sebelum menjadi gubernur adalah rakyat biasa. Saat menjadi Gubernur, dia mengaku harus banyak bersabar.
"Banyak hal-hal yang mungkin menurut saya ketika melaksanakan pemerintahan bagaimana memposisikan diri sebagai pemerintah yang harus banyak bersabar dan menjadi masyarakat harus lebih bersabar," katanya.
Saat sebagai masyarakat biasa, dia mengaku kerap melihat ada sesuatu yang keliru dari kebijakan para pejabat. Namun yang dilakukannya adalah bersabar dan mendoakan agar diberi kekuatan untuk kembali ke jalan yang benar.
"Apa yang saya lakukan adalah bagaimana mendoakan pemimpin kita agar diberikan petunjuk dan kekuatan yang tadinya mungkin ada yang salah dan sebagainya untuk dibenarkan, itulah Islam Rahmatan Lil Alamin," katanya.
Tak lama setelah selesai pidato, pelaksanaan salat Id langsung dimulai pada pukul 07.00 Wita. Pelaksanaan salat Id dipimpin oleh imam Ustadz Abdul Aziz bin Abu Bakar, sementara yang bertindak sebagai Khatib yakni Ustadz Muflih Safitra.
(asm/hmw)

