Heboh di media sosial dua pemuda yang berboncengan motor mengancam mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggunakan busur panah di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi kini menyelidiki kasus dugaan pengancaman itu.
"Kasus pengancaman busur panah itu sementara kami lidik. Tetapi hingga kini tidak ada yang melapor," ujar Kapolsek Tamalanrea Kompol Mustari Alam kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).
Peristiwa itu terjadi di area kampus PNUP, Kecamatan Tamalanrea, Rabu (25/6) malam. Saat kejadian, suasana kampus sedang sepi karena beberapa mahasiswa telah pulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi malam anggota disuruh untuk jagai. Alhamdulillah tidak ada yang datang dan membalas," katanya.
"Saya suruh anggota untuk berjaga dan mahasiswa untuk pulang agar tidak terjadi aksi serupa lagi," sambung Mustari.
Mustari mengatakan para pelaku masih dalam pencarian. Kedua pelaku merupakan orang yang tidak dikenali oleh para mahasiswa.
"Tidak ada korban, untuk pelaku masih dicari tahu belum ada kenal," lanjut Mustari.
Mustari mencurigai pelaku hanya memancing para mahasiswa untuk melakukan tawuran di lokasi. Namun para mahasiswa tidak terpancing dengan provokasi pelaku.
"Belum ada informasi ada permasalahan, tiba-tiba saja kejadiannya. Dia ancam atau memancing, tapi tidak terpancing adik-adik mahasiswa," bebernya.
Dari video beredar di media sosial, tampak dua pelaku berboncengan motor tidak mengenakan helm. Dari kejauhan, sejumlah mahasiswa tampak berada di sebuah lapangan basket.
Pelaku yang dibonceng motor kemudian mengeluarkan busur panah dan mengarahkannya kepada sekelompok mahasiswa. Setelah itu kedua pelaku meninggalkan lokasi.
(sar/ata)
