Pemuda berinisial SH (22) dikeroyok hingga dibacok oleh empat pelaku di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga dipicu balas dendam. Polisi yang melakukan penyelidikan telah menangkap pria inisial MS (22) yang terlibat dalam pengeroyokan itu.
Pelaku MS ditangkap di wilayah Kecamatan Rappocini pada Selasa (30/6) malam. Pelaku bersama tiga orang rekannya sebelumnya melakukan aksi penganiayaan terhadap korban pada bulan April 2026.
"Hasil koordinasi dengan Polsek Rappocini akhirnya pelaku berhasil diamankan dan saat ini sudah dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, pada Rabu (1/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sangkala mengatakan, penganiayaan terjadi setelah terjadi salah paham antara pelaku dan korban. Sebelum kejadian, pelaku mendatangi rumah korban sambil membawa parang dan mengancam korban.
"Motif penganiayaan diduga karena balas dendam. Pelaku bersama sejumlah rekannya mendatangi rumah korban hingga korban melarikan diri," tuturnya.
Para pelaku lalu mengejar korban sampai terjatuh sebelum menganiayanya menggunakan senjata tajam. Aksi pelaku membuat pelaku mengalami luka-luka.
"Korban luka robek pada bagian kepala, punggung tangan kiri, jari tangan kanan, serta punggung sebelah kiri," lanjut Sangkala.
Dari hasil interogasi, pelaku MS mengakui ikut melakukan penganiayaan terhadap korban. MS sempat mengejar dan mendorong korban hingga terjatuh.
"MS mengakui melakukan penganiayaan terhadap korban bersama tiga orang rekannya. MS melakukan pengejaran dan mendorong korban hingga terjatuh, sebelum rekannya yang lain melakukan pembacokan," ungkapnya.
Kini pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Makassar. Polisi masih memburu tiga pelaku lain yang telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).
"Masih kami kejar tiga orang rekan pelaku lainnya," pungkas Sangkala.
(sar/hsr)
