Seorang bocah bernama Muhammad Afid Al Imran (10), tenggelam saat mandi di pantai depan Masjid 99 Kubah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban ditemukan sekitar satu jam setelah dilaporkan hilang dalam kondisi meninggal dunia.
"Tim gabungan kemudian menyisir lokasi yang diduga menjadi titik korban tenggelam," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Makassar Fadli Tahar dalam keterangannya, Kamis (27/2026).
Korban awalnya mandi di pinggir pantai tersebut bersama dua orang saudaranya pada Kamis (2/7) sore. Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian menemukan korban dalam kondisi meninggal pada pukul 18.37 Wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Operasi SAR pencarian korban tenggelam dilakukan selama kurang lebih satu jam," kata Fadli.
Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga. Rumah duka berada di di Jalan Kakatua, Kecamatan Mamajang.
"Korban langsung dievakuasi ke rumah duka," ujarnya.
Fadli mengungkapkan dua saudara korban berhasil naik ke tepi pantai. Keduanya lalu meminta warga di sekitar lokasi untuk membantu mencari korban yang tenggelam.
"Dua saudara korban berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai. Keduanya kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar karena korban masih belum muncul ke permukaan," pungkasnya.
(hsr/hsr)
