Jibom Musnahkan Granat Nanas yang Ditemukan di Pemakaman Palopo

Jibom Musnahkan Granat Nanas yang Ditemukan di Pemakaman Palopo

Ahmad Al Qadri - detikSulsel
Minggu, 05 Apr 2026 10:33 WIB
Jibom Brimob Polda Sulsel musnahkan granat nanas yang ditemukan di Palopo.
Jibom Brimob Polda Sulsel musnahkan granat nanas yang ditemukan di Palopo. Foto: (Ahmad Al Qadri/detikSulsel)
Palopo -

Unit Jibom Datasemen Gegana Sat Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mendatangi pemakaman lokasi penemuan granat nanas aktif di Kota Palopo. Mereka mengevakuasi granat tersebut ke tempat aman dan meledakkannya.

Pantauan detikSulsel di tempat pemakaman umum (TPU) Jalan Lasattia Raja, Keluarahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Palopo pada Minggu (5/3/2026), tim mendatangi lokasi sekitar pukul 10.00 Wita. Ketika tiba, tim tersebut langsung mengambil granat tersebut dan melakukan pemeriksaan di sekitarnya.

Setelah itu, granat kemudian dibawa ke dalam sebuah kebun yang berjarak kurang lebih 100 meter dari pemakaman. Pihak Brimob kemudian mencoba menjinakkan granat tersebut dengan cara meledakkannya setelah dikubur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Granat tersebut diledakkan pada pukul 10.35 Wita. Terdengar, pihak Brimob menghitung mundur sebelum granat itu diledakkan dan mengimbau agar warga menjauh.

Ledakan tersebut terdengar begitu keras. Selain itu, ledakan granat juga membuat tanah tempatnya dikubur berhamburan.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah hari ini selesai kita laksanakan pemusnahan atau pendibtusolaan temuan bom militer jenis granat," kata Wakasup Jibon Gegana Sat Brimob Polda Sulsel, Iptu Syahril kepada wartawan.

Syahril menyebut, granat nanas tersebut sudah ada sejak zaman Belanda menduduki Indonesia. Dia memperkirakan, pasukan Belanda pernah membuat basecamp di lokasi tersebut.

"Granat tersebut diperkirakan karena dulu di sini ada camp militer Belanda, karena ada beberapa temuan di Indonesia mirip granat tersebut," jelasnya.

Dia menyebut, granat itu ditemukan dalam kondisi lengkap. Hanya saja, pen granat tersebut telah rapuh gegera berkarat.

"Safety pinnya masih lengkap, hanya pennya masih karatan. Namun apakah masih ada granat disini kami sudah lakukan pengecekan tadi dan sudah aman," jelasnya.

"Namun apabila warga menemukan masih ada granat atau bahan militer lainnya segera laporkan ke pemerintah dan pihak kepolisian," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat digegerkan dengan penemuan granat nanas di TPU Kota Palopo. Granat tersebut ditemukan saat kerja bakti membersihkan wilayah makam.

"Tadi kami lagi kerja bakti, bersih-bersih dikubur, bakar-bakar kayu ada granat kaya mainan, pas kami panggil dari kepolisian katanya ada kemungkinan aktif," ucap warga bernama Jufri (43) kepada wartawan, Sabtu (4/4).

Jufri pertama kali melihat granat itu di TPU Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Palopo pada Sabtu (4/4) sekitar pukul 09.00 Wita. Granat tersebut ditemukan dalam kondisi tidak memiliki cincin atau safety pin.




(asm/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads