Seorang pria bernama Didit Pramana (26) menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Insiden ini terjadi setelah korban menonton pertandingan try out kickboxing.
"Benar, telah terjadi tindak pidana pengeroyokan di Jalan Gelora Mandiri. Korbannya itu buruh harian," ujar AKBP Indra Waspada Yuda kepada detikSulsel, Sabtu (7/2/2026).
Peristiwa pengeroyokan tersebut berlangsung di area parkir GOR Mandiri, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 16.40 Wita. Polisi mengungkapkan motif pengeroyokan diduga dipicu oleh dendam lama antara korban dan salah satu pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Motifnya diduga karena perselisihan paham yang sudah lama terjadi antara korban dengan pacar salah seorang wanita berinisial D," jelasnya.
Indra menjelaskan, kejadian bermula saat korban hendak pulang usai menonton pertandingan try out kickboxing. Di area parkir, korban dihampiri oleh pria yang merupakan pacar dari wanita berinisial D lalu membahas masalah lama mereka yang berujung panas.
"Korban tiba-tiba ditampar dari arah belakang oleh pelaku. Saat korban mencoba melakukan perlawanan, teman-teman pelaku yang berada di lokasi langsung mengeroyok korban secara bersama-sama," terangnya.
Meski sempat berusaha menyelamatkan diri, korban terus dikejar oleh para pelaku. Beruntung, rekan korban segera membawa Didit ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis karena luka robek pada pelipis kiri yang terus mengeluarkan darah.
"Adapun luka yang dialami korban yakni luka robek pada bagian pelipis kiri dan luka bengkak pada bagian wajah," ujarnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus pengeroyokan tersebut. Para pelaku pengeroyokan hingga saat ini belum ditangkap.
"Belum (ditangkap). Masih proses penyelidikan," ujarnya.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengantongi sejumlah identitas yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. Selain pelaku utama, saksi di lokasi juga menyebutkan keterlibatan beberapa orang lainnya yang saat ini dalam pengejaran.
"Kami sudah meminta keterangan saksi-saksi di TKP. Ada beberapa nama yang sudah muncul dan sedang kami dalami perannya, termasuk pria berbaju merah dan rekan-rekannya yang ada saat kejadian. Kami imbau para pelaku untuk segera menyerahkan diri," pungkasnya.
Dari video yang diterima detikSulsel, tampak sejumlah pria dan wanita mengejar korban. Kemudian ada 2 orang pria yang menjadi sasaran para kelompok pelaku pengeroyokan.
Satu orang korban pria terlihat dipukul oleh sejumlah wanita. Sementara korban lainnya yang jatuh saat hendak lari juga dipukul oleh seorang pria berambut panjang mengenakan jaket biru.
Simak Video "Video: Puluhan Jemaah Umrah Asal Sulsel Terlantar di Makkah, Diduga Tertipu Travel"
[Gambas:Video 20detik]
(ata/asm)










































