1.804 Penumpang Tiba di Pelabuhan Parepare Jelang Ramadan 2026

1.804 Penumpang Tiba di Pelabuhan Parepare Jelang Ramadan 2026

Ardiansyah - detikSulsel
Rabu, 18 Feb 2026 18:55 WIB
Penumpang padati Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjelang Ramadan 2026, Rabu (18/2/2026).
Foto: Penumpang padati Pelabuhan Nusantara Parepare jelang Ramadan 2026. (Ardiansyah/detikSulsel)
Parepare -

Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) dipadati penumpang menjelang Ramadan 1447 Hijriyah/2026 Masehi. Tercatat sebanyak 1.804 orang tiba di pelabuhan dalam dua hari terakhir.

Pantauan detikSulsel, Rabu (18/2/2026) di Pelabuhan Nusantara Parepare, sejumlah penumpang baru tiba pada pukul 16.30 Wita. Mereka menumpangi kapal dari Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Sejumlah penumpang tampak antre turun dari kapal menuju dermaga pelabuhan. Mereka tampak membawa barang bawaan berupa tas, koper, dan dus.
Humas KSOP Parepare, Eko Prayetno mengatakan tren pergerakan penumpang di pelabuhan mengalami kenaikan dibanding hari biasanya. Dia mengungkapkan, fenomena itu terjadi menyambut bulan Ramadan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama dua hari ini, tercatat penumpang turun (tiba) sebanyak 1.804 orang dan penumpang yang naik mencapai 2.153 orang," ungkap Eko kepada detikSulsel.

Dia mengungkapkan jumlah penumpang dibandingkan hari biasanya mengalami kenaikan. Eko mengatakan kenaikan jumlah penumpang jelang Ramadan ini sebesar 3,5 persen.

ADVERTISEMENT

"Jika dibandingkan dengan periode menjelang Ramadan tahun sebelumnya, ada kenaikan sekitar 3,5 persen," bebernya.

Dalam dua hari menjelang Ramadan, sebanyak 6 kapal yang melakukan aktivitas di pelabuhan. Ada 3 yang tiba dan 3 pula yang berangkat.

"Sejak 17 hingga 18 Februari 2026 pergerakan kapal didominasi oleh armada besar seperti KM Dharma Kartika IX, KM Bukit Siguntang dan KM Lambelu," katanya.

Kendati demikian, situasi di pelabuhan tetap terkendali meski terjadi kepadatan. KSOP terus memantau kelancaran arus penumpang baik yang turun maupun yang naik ke atas kapal.

"Kita terus pantau guna memastikan kenyamanan para pemudik yang ingin menghabiskan awal Ramadan di kampung halaman masing-masing," bebernya.

Sementara itu, salah seorang penumpang bernama Kamariah mengaku mudik dari Balikpapan untuk menunaikan ibadah puasa di kampung. Dia sudah satu tahun merantau dan baru kali ini pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Wajo.

"Saya dari Balikpapan. Pulang kampung lebih awal. Mau puasa sama keluarga di Belawa Wajo. Perjalanan alhamdulillah lancar," imbuhnya.




(hsr/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads