Seorang pria misterius nekat menitipkan tas kepada buruh di Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Usut punya usut, barang titipan yang disimpan dalam sebuah gerobak tersebut ternyata berisi 5 bal sabu dengan berat 300 gram.
Tas berisi sabu itu ditemukan di pintu gerbang Pelabuhan Parepare, Selasa (7/4) sekitar pukul 06.00 Wita. Penyelundupan itu terendus saat petugas curiga pada gelagat pelaku yang merupakan penumpang kapal Dharma Kartika IX.
"Ada salah satu penumpang yang memberikan gelagat mencurigakan kepada petugas sekuriti dan petugas Polsek Pelabuhan," ujar KBO Satresnarkoba Polres Parepare, Iptu Amiruddin kepada detikSulsel, Jumat (10/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amiruddin mengungkapkan, pelaku yang merasa diawasi kemudian menitipkan tasnya kepada buruh pelabuhan. Pelaku itu berdalih ingin kembali ke atas kapal untuk mengambil barang yang tertinggal.
"Pelaku ini gelagatnya mencurigakan, bolak-balik terus di depan pemeriksaan X-ray. Dia titip tasnya ke buruh, katanya dia mau kembali ke kapal ambil barangnya," tuturnya.
Petugas keamanan di pelabuhan langsung menyita tas hitam tersebut dari gerobak buruh. Saat diperiksa, petugas menemukan narkotika jenis sabu.
"Kita mengamankan tas hitam yang dititipkan kepada buruh, setelah dibuka isinya berupa sabu sebanyak 5 bal sedang," tegasnya.
Dari hasil penimbangan, total barang bukti mencapai berat kotor sekitar 300 gram. Setiap bal itu berisi kurang lebih 50 gram sabu.
"Secara kotor kami timbang rata-rata melebihi dari 50 gram (per bal). Semuanya ada sekitar hampir 300 gram," ujarnya.
Kepada polisi, buruh tersebut mengaku hanya dititipi barang oleh pria yang tidak dia kenal. Pelaku mengaku berjanji akan mengambil kembali tas tersebut di luar area pelabuhan.
"Pengakuan buruh, pelaku bilang 'saya titip tas dulu, nanti di luar saya ambil, saya mau ambil barang saya sebagian di kapal'," ungkapnya.
Meski barang bukti telah diamankan, pria misterius tersebut berhasil melarikan diri. Polisi sempat melakukan pengejaran hingga ke atas kapal, namun pelaku tidak ditemukan.
"Anggota sudah mengecek CCTV pelabuhan dan kapal. Pelaku teridentifikasi laki-laki, namun saat dilakukan pengejaran di kapal bahkan sampai ke Balikpapan, yang bersangkutan tidak ditemukan," imbuhnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap identitas pelaku yang terekam CCTV. Barang bukti 5 bal sabu tersebut kini diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
"Iya masih pengembangan. Anggota masih melakukan pengejaran," pungkasnya.
(sar/ata)










































