Anggota TNI Tewas Usai Motor Hantam Lubang di Jalan H Mukaddas Parepare

Anggota TNI Tewas Usai Motor Hantam Lubang di Jalan H Mukaddas Parepare

Ardiansyah - detikSulsel
Senin, 18 Mei 2026 11:52 WIB
Seorang anggota TNI AD, Andri Kuadang, meninggal setelah kecelakaan tunggal di Parepare.
Foto: Seorang anggota TNI AD, Andri Kuadang, meninggal setelah kecelakaan tunggal di Parepare. (dok. istimewa)
Parepare -

Seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD), Andri Kuadang (27), meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tunggal di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban meregang nyawa setelah sepeda motor Yamaha Nmax yang dikendarainya menghantam lubang di jalanan.

Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan H Mukaddas Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Parepare pada Senin (18/5/2026) sekira pukul 01.50 Wita. Korban berkendara dari arah Jalan Bambu Runcing menuju Jalan Jenderal M Yusuf.

"Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax dengan nomor polisi DP 2304 FM melaju dengan kecepatan tinggi," ujar Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda kepada detikSulsel, Senin (18/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indra menjelaskan korban yang memacu kendaraannya di jalan menurun tiba-tiba menghantam lubang. Akibatnya, motor matik tersebut langsung oleng dan hilang kendali.

"Saat melintasi jalan menurun dan melaju dengan kecepatan tinggi, kendaraan korban tiba-tiba melintasi jalan berlubang hingga terpental," katanya.

ADVERTISEMENT

Korban dan motornya terseret di jalanan usai terjatuh. Warga di lokasi kejadian langsung berusaha memberikan pertolongan, namun korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban mengalami luka robek terbuka dari dahi sebelah kiri hingga pelipis, dicurigai ada retak pada tengkorak. Korban dinyatakan meninggal dunia di TKP," jelas Indra.

Selain itu, korban juga mengalami luka robek di bagian hidung, bibir, serta luka lecet dan lebam di sekujur tubuhnya. Korban yang merupakan warga Asrama Militer (Asmil) Brigif Parepare ini langsung dievakuasi ke RS Sumantri.

"Jenazah korban sudah dibawa ke RS Sumantri Kota Parepare untuk dilakukan visum," katanya.

Indra mengungkapkan kecelakaan tunggal tersebut juga membuat motor korban rusak parah. Kerugian material ditaksir mencapai jutaan rupiah.

"Motor korban mengalami kerusakan pada kap depan, handle kanan patah, bodi tergores, dan lampu belakang pecah. Kerugian materiil sekitar Rp 3 juta," paparnya.

Pihak Satlantas Polres Parepare telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Polisi juga berkoordinasi dengan instansi terkait lantaran korban merupakan anggota TNI AD.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads