2 Pelajar SMA di Parepare Duel di Jalanan gegara Saling Ejek Nama Ortu

2 Pelajar SMA di Parepare Duel di Jalanan gegara Saling Ejek Nama Ortu

Ardiansyah - detikSulsel
Selasa, 19 Mei 2026 17:15 WIB
Dua pelajar di Parepare duel di jalanan gegara saling ejek.
Foto: Dua pelajar di Parepare duel di jalanan gegara saling ejek. (Dok. Istimewa)
Parepare -

Dua orang pelajar SMAN 2 Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial ML (16) dan MF (16) terlibat duel satu lawan satu. Perkelahian teman sekelas ini dipicu perkara sepele, yakni salah satunya tidak terima ditegur menggunakan nama orang tuanya (ortu).

Insiden itu berlangsung di Jalan Bulu Batue, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Selasa (19/5) sekitar pukul 13.30 Wita. Kasus duel itu berujung kedua belah pihak saling lapor.

"Dia saling lapor nah. Jadi dia pelapor, dia juga terlapor. Pelajar semua itu, satu kelas-ki," kata Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Muh Saleh kepada detikSulsel, Selasa (19/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saleh menjelaskan insiden ini bermula saat mereka masih berada di area sekolah. Salah satu dari pelajar tersebut yang merupakan ketua kelas menegur temannya karena melakukan pelanggaran.

"Terlapor (MF), dengan pelapor (ML) dia satu kelas. Kemudian pelapor itu ketua kelas. Dia tegur ini, temannya karena melanggar ki," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Namun, teguran itu disampaikan dengan cara meneriakkan nama orang tua temannya. Merasa tersinggung dan harga dirinya diinjak-injak, mereka pun terlibat cekcok hingga berujung janji temu untuk adu jotos di luar jam sekolah.

"Dia pakai nama orang tuanya. Jadi tersinggung, janjianlah dia berkelahi di luar," ungkapnya.

Keduanya lalu sepakat bertemu di daerah Bulu Batue, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat. Begitu tiba di lokasi yang disepakati, duel sengit pun pecah.

"Tersinggung, janjianlah dia berkelahi. Janjian di luar. Begitu mereka sampai di tempat yang disepakati, berkelahi mi," ujarnya.

Mirisnya, aksi saling pukul ini ditonton oleh sejumlah pelajar lengkap dengan seragam sekolahnya. Keduanya berduel ditonton teman sekelasnya yang sengaja datang.

"Kan jam pulang sekolah, baru satu kelasnya datang semua bilang mau berkelahi di situ. Makanya yang nonton itu satu kelasnya semua-ji. Tapi tidak ada yang bantu, berdua-ji," tutur Saleh.

Akibat perkelahian tersebut, ML mengalami luka lebam pada bagian leher dan luka cakaran di dada sebelah kiri. Sementara MF juga mengalami luka benjol.

"Sudah visum. Kedua pelajar ini sama mengalami luka ringan," katanya.

Orang tua kedua belah pihak yang melihat kondisi anaknya babak belur langsung naik pitam. Mereka pun memutuskan untuk saling melaporkan kasus tersebut ke Polres Parepare.

"Cuma orang tuanya keberatan karena benjol anaknya. Memang ada lebam pukulan, tapi tidak diopname. Sudah visum juga, masuk sekolah-mi lagi sekarang," imbuhnya.

Dari video yang diterima detikSulsel, tampak dua remaja pria yang sama-sama mengenakan pakaian hitam terlibat aksi saling banting dan piting. Keduanya bergulingan di atas aspal tanpa memedulikan kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi.

Aksi saling serang bermula saat salah satu remaja mencoba mengunci leher lawannya dari belakang. Namun, remaja lainnya mencoba bertahan hingga keduanya terjatuh dan saling tindih di pinggir jalan.

Di sekitar lokasi kejadian, tampak puluhan pelajar lain yang mengenakan seragam biru bermotif batik dan celana olahraga hitam hanya menonton aksi tersebut. Beberapa di antaranya terlihat berdiri di atas motor, sementara yang lain berkerumun membentuk lingkaran untuk menyaksikan duel itu dari dekat.

Meski situasi sempat memanas dan diwarnai aksi kejar-kejaran kecil di antara kedua pelaku duel, tidak ada satu pun dari puluhan pelajar di lokasi yang berupaya melerai perkelahian tersebut secara serius. Mereka justru terus menonton hingga video berakhir.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Polisi Tangkap Pencuri Emas Senilai Rp 64 Juta di Makassar"
[Gambas:Video 20detik]
(ata/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads