Pengamanan di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada laga kandang PSM Makassar menjamu Borneo FC Samarinda diperketat. Pengetatan itu dilakukan untuk antisipasi kericuhan menyusul posisi Juku Eja yang rawan terdegradasi ke Liga 2.
Duel pekan ke-28 Super League 2025/2026 antara PSM Makassar menghadapi Borneo FC akan digelar, pada Sabtu (18/4/2026). Pertandingan akan kick-off pukul 19.00 WIB atau 20.00 Wita.
"Berdasarkan dengan perkiraan intelijen juga ya, bahwa kita mengingat sekarang posisi PSM berada di papan bawah, itu rawan terdegradasi ke Liga 2," ujar Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda kepada detikSulsel, Jumat (17/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indra mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak 669 personel gabungan untuk mengawal jalannya pertandingan. Personel tersebut disebar di berbagai titik untuk memastikan keamanan tetap kondusif.
"Iya ada peningkatan jumlah personel. Di laga ini kita siagakan 669 personel. Polri 474 orang, TNI 35, Satpol PP 15, Dishub 15, damkar 10 dan steward 120," tuturnya.
Selain faktor degradasi, polisi juga mengantisipasi adanya riak-riak kekecewaan dari suporter. Sebelumnya, sejumlah kelompok pendukung mulai menyuarakan tuntutan perbaikan performa tim kepada manajemen maupun pemain.
"Kemarin sempat ada riak-riak dari para suporter yang menuntut adanya perbaikan dari manajemen maupun pemain. Sehingga tentunya kita perlu antisipasi bersama ini untuk pengamanan kegiatan pengamanan bola antara PSM berhadapan dengan Borneo FC," jelasnya.
Antisipasi pengamanan juga diperluas mengingat adanya potensi lonjakan penonton. Hal ini menyusul kebijakan manajemen PSM Makassar yang telah menurunkan harga tiket pertandingan.
"Kami juga mendapat informasi bahwa harga tiket juga telah diturunkan. Tentunya ini berpotensi untuk suporter PSM yang akan datang tentunya bisa dalam jumlah yang besar," ujarnya.
Selain itu, Indra memastikan pengamanan juga mencakup perlindungan bagi suporter tim tamu. Pihaknya mendapatkan informasi bahwa pendukung Borneo FC akan hadir langsung di Stadion GBH.
"Kemudian juga ada informasi bahwa nanti akan ada beberapa suporter dari Borneo FC yang mungkin akan nonton di Stadion Gelora BJ Habibie," pungkasnya.
Untuk diketahui, Panpel PSM Makassar menyiapkan 5.200 tiket untuk laga kontra menghadapi Borneo FC di Stadion GBH. Panpel juga melakukan penyesuaian harga demi menjangkau seluruh lapisan pendukung Juku Eja.
"5.200 lembar tiket yang disiapkan. Iya, ada penurunan harga tiket," ungkap Isprianto kepada detikSulsel, Jumat (17/4).
Selain itu, di laga nanti juga akan dihadiri sebanyak 100 orang suporter Borneo FC yang tergabung dalam Pusamania. Mereka datang untuk memberikan dukungan ke tim Pesut Etam dalam laga melawan PSM Makassar.
"Kami datang dari Samarinda untuk dukung langsung Borneo. Kalau total keseluruhannya mungkin sekitar kurang lebih 100 orang," ujar Ketua Pusamania, Adho kepada detikSulsel, Jumat (17/4).
(ata/hsr)










































