Ancaman Degradasi Ganggu Mental Pemain PSM Makassar, Amiruddin: Kami Evaluasi

Ancaman Degradasi Ganggu Mental Pemain PSM Makassar, Amiruddin: Kami Evaluasi

Ardiansyah - detikSulsel
Kamis, 23 Apr 2026 09:30 WIB
Asisten Pelatih PSM, Ahmad Amiruddin saat mempersiapkan materi latihan.
Foto: Asisten Pelatih PSM, Ahmad Amiruddin saat mempersiapkan materi latihan. (Ardiansyah/detikSulsel)
Parepare -

PSM Makassar kini berada dalam situasi sulit karena terancam degradasi di Super League. Posisi mereka di klasemen menjadi tantangan lantaran mengganggu mental pemain menatap sisa laga di akhir kompetisi.

"Kita tahu jarak dengan klub di bawah kita semakin dekat. Saya berharap para pemain memberikan usaha maksimal untuk bisa meraih tiga poin, supaya kita memperlebar jarak," kata Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin saat sesi konferensi pers, Rabu (22/4/2026).

Amiruddin mengatakan, dalam kondisi kritis saat ini, kualitas teknis saja tidak cukup. Ketangguhan mental akan menjadi pembeda bagi PSM untuk mampu bangkit atau justru semakin terpuruk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di masa-masa sulit seperti ini, mental akan menentukan seberapa jauh kita akan melangkah. Seberapa bagus hasil yang kita capai itu tergantung mentalitas kita sebagai individu maupun sebagai satu tim," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Evaluasi Lini Belakang yang Lengah

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan tim pelatih adalah hilangnya fokus pemain, terutama setelah unggul lebih dulu. Amiruddin mengungkapkan masalah kepanikan di lapangan sering kali membuat lawan membalikkan keadaan.

"Mengenai masalah fokus, itu sudah kami evaluasi. Kita analisa apa yang menjadi problem melawan Borneo kemarin. Memang masalah fokus setelah kita unggul, terkadang kita sedikit lengah. Kita buat kesalahan sendiri, membuat orang lain percaya diri, akhirnya kebobolan," jelasnya.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi daya juang anak asuhnya. Ia berharap kerja keras tersebut dibarengi dengan keberuntungan di laga besok.

"Yang terpenting, saya cuma berharap para pemain memberikan yang terbaik. Karena di pertandingan terakhir secara hasil memang kita kurang bagus tapi mentalitas yang mereka tunjukkan saya harus apresiasi," tuturnya.

Senada dengan pelatih, penyerang PSM Makassar, Sheriddin Boboev, mengaku siap untuk memikul tanggung jawab membawa tim menjauh dari zona merah. Pemain asal Tajikistan itu mengaku sudah terbiasa menghadapi situasi penuh tekanan.

"Pertandingan besok sangat penting dan kita harus memberikan segalanya untuk tiga poin. Saya tahu tugas saya adalah membantu tim di apa pun kondisinya," ujar Boboev.

Dia optimis pengalaman pahit di laga-laga sebelumnya justru akan membentuk karakter tim yang lebih solid. Sehingga tekanan suporter maupun klasemen bisa memotivasi para skuad untuk bangkit.

"Insya Allah kita akan keluar dari situasi sulit ini. Pengalaman sebelumnya hanya membuat kita jauh lebih kuat secara emosi dan bagaimana kita lebih baik menangani tekanan," pungkasnya.

Untuk diketahui, PSM Makassar saat ini terpuruk di peringkat ke-14 klasemen dengan mengoleksi 28 poin. Posisi PSM kini hanya selisih dua poin dari tim yang masuk di zona degradasi.

PSM akan melakoni laga pekan ke-29 Super League 2025/2026 melawan Persik Kediri di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Kamis (23/4). Duel itu bakal kick off pukul 15.30 WIB atau 16.30 Wita.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads