Banyak kartu kuning dan merah yang dikeluarkan wasit hingga pekan ke-30 Super League 2025/2026. Bhayangkara FC dan PSM Makassar menjadi tim dengan kolektor kartu kuning terbanyak.
Sebanyak 268 pertandingan telah dihelat di Super League 2025/2026. Total sudah ada 1.227 kartu kuning dan 83 kartu merah yang dikeluarkan wasit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim yang menjadi kolektor kartu terbanyak dipegang Bhayangkara FC dengan koleksi 91 kartu kuning dan 3 kartu merah. Moises Wolschick menjadi pemain terbanyak menerima kartu, terdiri dari 8 kartu kuning dan 1 kartu merah.
PSM Makassar kemudian menyusul dengan 84 kartu kuning dan 7 kartu merah. Pemain yang paling banyak menerima kartu yakni Yuran Fernandes dan Victor Luiz yang sama-sama menerima 6 kartu kuning dan 1 kartu merah.
Selanjutnya menyusul Persija Jakarta (79 kartu kuning), Persijap Jepara (79 kartu kuning), Dewa United (78 kartu kuning), Arema FC (74 kartu kuning) hingga Semen Padang dan PSIM Yogyakarta yang sama-sama mendapat 72 kartu kuning.
Sebaliknya, ada tiga tim yang minim dapat hukuman kartu. Pertama ada Borneo FC Samarinda dengan 43 kartu. Artinya mereka rata-rata cuma menerima 1,43 kartu per laganya.
Selanjutnya Persis Solo dengan 50 kartu kuning, lalu Persita 55 kartu kuning. Ketiganya pun jadi tim paling fair play sejauh ini.
Kolektor Kartu Kuning di Super League hingga Pekan 30:
- Bhayangkara FC : 91 Kartu Kuning
- PSM Makassar : 84 Kartu Kuning
- Persija Jakarta : 79 Kartu Kuning
- Persijap Jepara : 78 Kartu Kuning
- Dewa United : 78 Kartu Kuning
- Arema FC : 74 Kartu Kuning
- Semen Padang : 72 Kartu Kuning
- PSIM Yogyakarta : 72 Kartu Kuning
- Persik Kediri : 70 Kartu Kuning
- Bali United : 68 Kartu Kuning
- Malut United : 67 Kartu Kuning
- PSBS Biak : 65 Kartu Kuning
- Persib Bandung : 65 Kartu Kuning
- Persebaya Surabaya : 59 Kartu Kuning
- Madura United : 57 Kartu Kuning
- Persita : 55 Kartu Kuning
- Persis Solo : 50 Kartu Kuning
- Borneo FC Samarinda : 43 Kartu Kuning
(ata/ata)










































